Ragam Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 dan Tipe 1 Kronis

Posted by in Akibat DM

Setelah membahas lengkap mengenai apa itu komplikasi akut di artikel bagian pertama, di artikel bagian kedua ini akan dibahas mengenai apa saja komplikasi diabetes melitus tipe 2 dan tipe 1 Kronis. Komplikasi kronis merupakan komplikasi yang berbeda dengan komplikasi akut diabetes melitus tipe 2 dan tipe 1. Jika komplikasi akut muncul secara tiba-tiba, komplikasi kronis tidak demikian. Komplikasi kronis adalah komplikasi yang muncul secara bertahap. Karena itulah, penderita DM seringkali tidak menyadari kemunculan dari komplikasi kronis tersebut. Solusi untuk mencegah agar penderita DM jangan sampai mengalami komplikasi kronis hanyalah dengan rutin mengontrol kadar gula darah. Berbagai Macam Jenis Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 dan Tipe 1 Kronis yang Membahayakan Ada cukup banyak komplikasi kronis yang perlu diwaspadai oleh penderita diabetes melitus. Berikut merupakan beberapa contoh komplikasi kronis yang sangat berbahaya tersebut: Penyakit jantung Penyakit jantung merupakan salah satu jenis komplikasi pada diabetes melitus tipe 2. Hal tersebut dikarenakan kebanyakan penderita DM tipe 2 memiliki masalah pada saluran pembuluh darah. Karena adanya masalah pada saluran pembuluh darah, maka penderita DM tipe 2 umumnya beresiko mengalami berbagai macam masalah yang berkaitan dengan organ jantung. Berikut adalah berbagai macam masalah yang umum dialami oleh penderita DM yang berkaitan dengan organ jantung: Rasa nyeri di bagian dada. Penyakit jantung koroner. Tekanan darah tinggi. Serangan jantung. Terjadinya masalah pada organ jantung tersebut disebabkan oleh rusaknya dinding pembuluh darah akibat kadar gula darah yang terlalu tinggi. Dinding pembuluh darah yang mengalami kerusakan akan menyebabkan penumpukan lemak dan akhirnya menyebabkan aliran darah terhambat. Sebagai akibat dari terhambatnya aliran darah, maka tekanan darah akan meningkat dan kinerja organ jantung akan semakin berat. Karena itulah, penderita DM sangat beresiko untuk menderita penyakit tekanan darah tinggi sekaligus penyakit jantung. Berbagai Macam Keluhan Penderita DM yang Mengalami Masalah Pada Organ Jantung Ada cukup banyak keluhan penderita DM yang sudah mengalami masalah pada organ jantungnya. Inilah beberapa macam keluhan dari mereka penderita DM yang sudah memiliki masalah pada organ jantungnya: Rasa nyeri pada bagian dada. Sesak nafas. Kepala terasa pusing. Terlalu banyak berkeringat. Sering merasa letih dan juga lesu. Detak jantung tidak beraturan. Umumnya memang mereka yang mengalami serangan jantung akan merasakan nyeri di bagian dada terlebih dahulu. Namun ada kemungkinan penderita DM tidak merasakan rasa nyeri tersebut akibat kerusakan sistem saraf. Jenis Penyakit Jantung yang Umum Diderita Oleh Penderita Penyakit Diabetes Memang ada banyak macam penyakit jantung. Namun penderita diabetes melitus pada umumnya menderita penyakit jantung koroner. Hal tersebut dikarenakan penderita DM umumnya memiliki masalah seperti penyumbatan di saluran pembuluh darah koroner. Penyumbatan saluran darah di bagian koroner tersebut adalah yang menyebabkan penderita DM beresiko menderita penyakit jantung koroner. Penyakit Diabetes Tipe Apa yang Paling Beresiko Menderita Penyakit Jantung Koroner? Apakah penyakit jantung koroner merupakan komplikasi diabetes melitus tipe 2...

Read More

Bahaya Kadar Gula Darah Tinggi Dalam Jangka Waktu Panjang Dan Berbagai Macam Komplikasinya

Posted by in Akibat DM

Kadar gula darah yang dibiarkan terlalu tinggi dalam jangka waktu yang panjang jelas sangat berbahaya. Komplikasi adalah salah satu masalah yang dapat dialami oleh penderita DM yang tidak segera mengatasi kadar gula darah yang tinggi. Selain komplikasi, yang lebih menakutkan dari memiliki kadar gula darah yang terlalu tinggi dalam jangka waktu terlalu lama adalah kemungkinan untuk menderita berbagai macam penyakit berbahaya. Di artikel bagian ketiga ini kita akan membahas beberapa penyakit yang sangat rawan muncul akibat kadar gula terlalu tinggi. Apa saja penyakit-penyakit berbahaya yang beresiko diderita oleh penderita DM dengan kadar gula darah yang terlalu tinggi? Baca penjelasan selengkapnya di artikel ini. Berbagai Macam Masalah yang Rawan Dialami oleh Penderita DM yang Memiliki Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi Bagi anda yang selama ini sering tidak mengontrol kadar gula darah, anda perlu berhati-hati. Karena kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat memicu berbagai macam penyakit dan masalah pada kesehatan tubuh anda. Berikut adalah berbagai macam masalah dan penyakit berbahaya yang rawan diderita oleh orang-orang yang memiliki kadar gula darah tinggi: Rawan Mengalami Stroke Stroke merupakan salah satu masalah paling sering dialami oleh orang-orang yang menderita penyakit DM dan belum mampu mengontrol kadar gula darahnya. Memang benar bahwa penyakit diabetes melitus bukanlah penyebab utama stroke. Namun demikian, penyakit diabetes melitus merupakan penyebab utama penyakit tekanan darah tinggi. Sedangkan penyakit tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama stroke. Melihat dari fakta tersebut, maka secara tidak langsung penyakit diabetes melitus bisa dikatakan sebagai penyebab utama stroke. Faktor-Faktor yang Semakin Meningkatkan Kemungkinan Penderita DM Untuk Mengalami Stroke Bagi anda yang sudah terlanjur menderita penyakit diabetes melitus dan tidak ingin mengalami stroke, sebaiknya anda mulai mengurangi berbagai macam faktor berikut ini yang dapat meningkatkan kemungkinan anda untuk mengalami stroke: Memiliki berat badan yang terlalu berlebih atau obesitas. Kurang berolahraga. Pola makan sangat buruk. Kebiasaan merokok dan juga minum minuman yang mengandung alkohol. Menderita penyakit tekanan darah tinggi. Benarkah Penyakit Diabetes Melitus Memiliki Hubungan yang Erat Dengan Stroke? Ya, memang banyak orang merasa ragu bahwa penyakit diabetes melitus memiliki hubungan yang erat dengan stroke. Namun penelitian telah membuktikan bahwa penyakit DM memang berhubungan erat dengan stroke. Hasil penelitian menyatakan bahwa penderita DM yang memiliki kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami stroke. Rawan Mengalami Masalah Borok di Bagian Kaki Borok merupakan masalah yang paling sering dialami oleh penderita diabetes melitus. Borok yang dialami oleh penderita DM biasanya berbentuk seperti kawah. Borok tersebut muncul karena adanya kerusakan pada lapisan lendir atau lapisan kulit di bagian kaki. Kemungkinan Terburuk Bagi Penderita DM yang Mengalami Masalah Borok di Bagian Kaki Penderita DM yang sudah terlanjur mengalami masalah borok di bagian kaki perlu waspada. Karena jika masalah borok tidak diatasi dengan benar, maka kemungkinan...

Read More

Berbagai Macam Faktor Resiko Diabetes Mellitus yang Wajib Anda Waspadai

Posted by in Akibat DM

Taukah anda bahwa jika dilihat dari faktor resiko diabetes mellitus, hampir semua orang yang hidup di jaman sekarang sangat berpotensi untuk menderita penyakit tersebut? Perlu anda ketahui bahwa penyakit diabetes melitus tidak hanya dapat menyerang mereka yang memiliki garis keturunan penderita penyakit diabetes saja. Siapa saja bisa menderita penyakit diabetes melitus karena garis keturunan bukanlah satu-satunya faktor yang dapat menentukan apakah seseorang berpotensi menderita penyakit DM atau tidak. Sudahkah anda mengetahui mengenai apa saja macam faktor resiko diabetes mellitus tersebut? Jika anda belum mengetahuinya, kami sarankan anda untuk mempelajarinya di artikel ini. 9 Macam Faktor Resiko Diabetes Mellitus Semua orang memang memiliki resiko untuk menjadi penderita diabetes melitus. Namun dari sekian banyak orang, ada yang memiliki resiko yang lebih tinggi dan lebih rendah untuk menjadi penderita DM. Lalu bagaimana cara melihat apakah anda memiliki resiko yang tinggi atau yang rendah untuk menderita penyakit DM? Caranya adalah dengan melihat langsung apakah anda memiliki cukup banyak faktor resiko diabetes mellitus atau tidak. Berikut adalah 9 macam faktor resiko diabetes mellitus yang perlu anda waspadai: Gaya hidup yang buruk Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu faktor resiko diabetes mellitus yang perlu anda waspadai. Karena memang saat ini semakin banyak orang yang tidak memikirkan lagi mengenai makanan yang dimakan. Kebanyakan orang memilih makanan yang memiliki rasa yang enak dibandingkan dengan makanan yang sehat. Padahal, makanan yang memiliki rasa enak belum tentu menyehatkan tubuh dan bahkan mayoritas makanan yang enak justru dapat memperburuk kondisi kesehatan jika dikonsumsi secara terus menerus. Kegemukan dan kurang olahraga Sebagai akibat dari penggunaan gaya hidup yang buruk dari sisi pemilihan makanan, maka banyak orang mulai mengalami masalah kegemukan. Kegemukan juga terjadi akibat kurangnya olahraga. Padahal kegemukan merupakan faktor resiko diabetes mellitus yang cukup besar. kebanyakan penderita DM tipe 2 adalah mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan. Memiliki kondisi metabolik syndrome Orang yang memiliki kondisi metabolik syndrome juga sangat berpotensi untuk menderita penyakit DM. Seperti apakah ciri orang yang memiliki kondisi metabolik syndrome tersebut? berikut adalah ciri-ciri orang yang memiliki kondisi metabolik syndrome tersebut: Tekanan darah lebih dari 160/90 mmHG Trigliserida lebih dari 150 mg/dl HDL kurang dari 40 mg/dl Lingkar pinggang lebih dari 120 cm untuk pria dan 88 cm untuk wanita. Menderita penyakit lain Menderita penyakit pendukung diabetes melitus Seseorang yang sudah menderita penyakit hipertensi, penyakit jantung, penyakit kolesterol, dan pernah mengalami stroke harus lebih berhati-hati. Karena penyakit tersebut merupakan penyakit pendukung penyebab munculnya penyakit DM. Usia lanjut Seseorang yang berusia lebih dari 40 tahun akan lebih beresiko menderita penyakit diabetes melitus terutama penyakit DM tipe 2. Infeksi pada organ pankreas Organ pankreas yang mengalami infeksi akibat serangan virus juga menjadi faktor resiko diabetes mellitus. Karena ketika mengalami infeksi, organ pankreas akan memproduksi hormon counter insulin....

Read More

Benarkah Kerusakan Mata Bisa Terjadi Akibat Penyakit Diabetes?

Posted by in Akibat DM

Akibat penyakit diabetes bukan hanya mampu menyebabkan kerusakan pada organ-organ vital seperti jantung dan juga ginjal. Ternyata organ mata juga sangat rentan mengalami kerusakan akibat gula darah tinggi. Hal tersebut terjadi karena saraf di bagian mata akan mengalami kerusakan akibat kadar gula darah yang terlalu tinggi. Dari fakta tersebut, anda yang saat ini masih kesulitan menjaga kadar gula darah hendaknya harus lebih berhati-hati. Tidak main-main, penderita penyakit diabetes melitus berpotensi mengalami 3 macam jenis kerusakan mata yang diakibatkan penyakit diabetes yang tidak terkontrol. Anda masih belum mengetahui dengan jelas mengenai 3 macam jenis kerusakan mata yang rentan dialami oleh penderita penyakit diabetes tersebut? Bila memang anda belum mengetahuinya, sebaiknya luangkan waktu sejenak untuk mempelajarinya lebih detail di sini. 3 Jenis Kerusakan Mata Akibat Penyakit Diabetes Melitus Melihat dari beberapa penderita penyakit diabetes melitus yang sudah mengalami kerusakan mata, ada 3 macam jenis kerusakan mata yang paling sering diderita. Berikut adalah 3 macam jenis kerusakan mata akibat penyakit diabetes tersebut diurutkan dari yang paling berbahaya: Glaukoma Glaukoma merupakan jenis kerusakan mata pada penderita penyakit diabetes melitus yang paling berbahaya. Karena kerusakan mata ini lebih berpotensi menyebabkan kebutaan. Glaukoma bisa terjadi karena tingginya tekanan pada bola mata. Peningkatan tekanan bola mata tersebut terjadi seiring meningkatnya kadar gula darah di dalam tubuh. Kerusakan mata jenis ini sering sekali diderita oleh orang-orang yang sudah menderita penyakit diabetes melitus tipe 2 kurang lebih selama 15 sampai 20 tahunan. Seseorang yang baru menderita Glaukoma memang jarang merasakan gejala apapun. Namun ketika kerusakan mata semakin parah, mulai muncul beberapa gejala seperti sakit kepala dan muntah-muntah. Retinopati Memang tidak sama berbahayanya dengan Glaukoma, namun Retinopati juga patut diwaspadai. Karena kerusakan mata jenis ini juga dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani secepat mungkin. Retinopati adalah kerusakan mata yang muncul karena kerusakan pada bagian retina. Seseorang yang mengalami gangguan mata ini akan mulai merasakan beberapa gejala seperti: Pandangan mulai kabur dan terkadang berwarna keabu-abuan. Ketika melihat sebuah garis lurus, maka garis tersebut akan berubah. Sering merasakan nyeri pada bagian mata. Seakan-akan ada selaput merah pada penglihatan. Munculnya bayangan seperti sarang laba-laba pada penglihatan. Objek yang dilihat biasanya akan dikelilingi lingkaran terang. Ada satu titik gelap atau kosong di lapangan pandang. Sebaiknya jika anda mulai merasakan beberapa gejala tersebut, segera cek kesehatan mata anda. Karena jika dibiarkan, maka Retinopati tersebut bisa menyebabkan kebutaan permanen. Katarak Kerusakan mata akibat penyakit diabetes melitus yang ketiga adalah katarak. Memang benar katarak tidak terlalu berbahaya seperti kedua jenis kerusakan mata sebelumnya. Namun demikian, katarak bisa dikatakan sebagai salah satu gangguan mata yang sulit untuk dilenyapkan. Meskipun memang bisa diatasi dengan melakukan pemasangan lensa pada mata, namun cukup banyak orang yang kembali menderita gangguan mata tersebut setelah beberapa...

Read More

Hubungan Antara Kebiasaan Menonton TV Dengan Kemungkinan Menderita Penyakit Diabetes Melitus

Posted by in Akibat DM

Menghabiskan waktu di akhir pekan dengan menonton TV memang sangat menyenangkan. Namun kebiasaan tersebut dinyatakan sebagai kebiasaan buruk. Karena ternyata, kebiasaan menonton TV selama berjam-jam adalah kebiasaan yang dapat meningkatkan faktor resiko munculnya penyakit diabetes melitus. Apakah benar bahwa penyakit diabetes melitus bisa saja muncul atau menyerang orang-orang yang terlalu sering menghabiskan waktu menonton TV? Apa hubungan antara menonton TV dengan kemungkinan menderita penyakit diabetes melitus? Untuk anda yang selama ini memang sering melakukan kebiasaan tersebut di akhir pekan, sebaiknya anda mempelajari lagi apa hubungan kebiasaan tersebut dengan kemungkinan menderita penyakit diabetes melitus di artikel ini. Apa yang Menyebabkan Kebiasaan Menonton TV Dapat Meningkatkan Resiko Untuk Menderita Diabetes? Ya, memang banyak sekali orang masih belum yakin bahwa dengan menonton TV terlalu lama bisa meningkatkan kemungkinan untuk menjadi penderita diabetes melitus. Namun hal tersebut adalah fakta dan anda harus benar-benar berhati-hati dengan kebiasaan menonton TV tersebut. Karena memang setelah diteliti lebih lanjut, ada beberapa macam hal yang memang membuat kebiasaan menonton TV dapat memicu munculnya penyakit diabetes melitus. Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan kebiasaan menonton TV dapat meningkatkan resiko munculnya penyakit diabetes melitus: Kebiasaan menonton TV sekaligus kebiasaan menikmati camilan Apakah anda selalu menyediakan camilan khusus di samping kursi atau meja ketika anda sedang asyik menonton TV? Kebiasaan menonton TV ditemani dengan camilan itulah yang meningkatkan resiko anda untuk menderita penyakit DM. Karena memang penelitian memastikan bahwa mayoritas orang yang memiliki kebiasaan menonton TV selama berjam-jam pasti juga memiliki kebiasaan untuk menikmati makanan yang tidak sehat. Kurangnya gerak karena kebiasaan menonton TV Karena sudah terbiasa menikmati acara di TV selama berjam-jam, orang akan cenderung merasa malas berolahraga. Karena itulah, tubuh akan mulai mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Jika hal ini diteruskan, maka anda benar-benar bisa menderita penyakit diabetes melitus. karena memang obesitas merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan munculnya penyakit diabetes melitus tipe 2. Solusi Mencegah Menderita Penyakit Diabetes Melitus Tentunya tidak ada dari anda yang ingin menjadi penderita diabetes melitus bukan? Lalu apakah berarti menonton TV adalah kebiasaan yang buruk? Sebenarnya menonton TV bukanlah hal yang buruk. Anda boleh menonton TV namun sebaiknya jangan sampai menghabiskan waktu terlalu lama. Ingat! Orang yang setiap hari menonton TV selama 2 jam saja sudah meningkat resikonya sebanyak 20% untuk menderita penyakit diabetes melitus. selain itu, menonton TV selama 2 jam juga meningkatkan resiko sebesar 15% untuk menderita penyakit kardiovaskuler. Untuk amannya, jangan menonton TV lebih dari 2 jam dan selain itu jangan menonton TV sambil menikmati camilan yang tidak sehat. Jika memang ingin menonton TV sambil menikmati snack, pilihlah snack yang sehat seperti buah-buahan...

Read More

Retinopati Diabetik – Dampak Berbahaya dari Kencing Manis Menahun

Posted by in Akibat DM

Kencing manis merupakan penyakit berbahaya, sebab penyakit gula darah tersebut selain dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cukup drastis juga dapat mengundang kehadiran berbagai macam komplikasi akut. Salah satu komplikasi yang umumnya dialami oleh penderita nantinya adalah retinopati diabetik yang berkaitan dengan fungsi penglihatan. Retinopati diabetes yang dialami penderita nantinya akan dapat memicu kebutaan jika tidak ditangani dengan baik. Karenanya kami merasa perlu untuk memberikan informasi mengenai retinopati diabetes, khususnya beberapa hal yang perlu dilakukan penderita untuk mengurangi resikonya. Kami yakin informasi tersebut akan bermanfaat bagi penderita, khususnya dalam hal mencegah kebutaan permanen. Retinopati Diabetik Dapat Dicegah dengan Selalu Menjaga Kestabilan Kadar Gula Darah Di awal tadi sudah dijelaskan bahwa retinopati diabetik yang dialami penderita merupakan akibat dari menderita diabetes. Dengan kata lain, retinopati diabetik merupakan salah satu komplikasi yang dapat dialami oleh penderita, khususnya bagi yang sudah lama menderita penyakit gula darah tersebut. Ini berarti bahwa kerusakan mata yang terjadi sangat erat kaitannya dengan lonjakan kadar gula darah yang dialami penderita. Sementara itu, anda mungkin  bertanya apakah kerusakan mata tersebut dapat dicegah. Kerusakan mata yang terjadi memang dapat dicegah. Cara paling efektif adalah dengan menjaga kestabilan kadar gula darah. Bahkan dengan selalu menjaga kestabilan kadar gula darah, Anda juga dapat mengurangi resiko komplikasi akibat diabetes lainnya. Pemeriksaan mata secara rutin juga perlu dilakukan guna mengurangi resiko terjadinya kerusakan mata yang lebih parah. Bahkan dengan melakukan pemeriksaan mata secara teratur, kerusakan mata juga dapat diatasi dengan menggunakan teknik koagulasi. Bagaimana dengan Kesembuhan Penderita? Penyakit diabetes merupakan penyakit yang sulit untuk diatasi secara medis. Hal ini berarti bahwa untuk benar-benar terbebas dari penyakit gula darah tersebut, kemungkinannya akan sangat kecil. Apalagi jika penderita hanya bergantung pada pengobatan medis. Pengobatan medis hanya efektif dalam hal menurunkan kadar gula darah. Sedangkan untuk urusan mengatasi akar penyebab kencing manis, pengobatan medis bahkan belum sampai menyentuh kedua akar penyebabnya. Karena pengobatan medis belum mampu secara efektif mengatasi akar penyebab kencing manis, maka penderita diabetes tetap akan beresiko terkena komplikasi meski waktu munculnya komplikasi tersebut tidak dapat dipastikan. Namun jika anda memang ingin benar-benar terbebas dari resiko komplikasi yang ada, maka pengobatan lain perlu diupayakan agar dapat semakin memaksimalkan hasil pengobatan medis yang sedang Anda jalani. Solusi Terbaik untuk Mencegah Retinopati Diabetik dan Mengatasi Diabetes Obat herbal dapat menjadi solusi bagi anda untuk mengatasi diabetes, khususnya dalam hal memaksimalkan hasil pengobatan medis sekaligus mengurangi efek ketergantungan yang ditimbulkan. Namun apakah obat herbal memang benar-benar berkhasiat? Secara khasiat, sebagian besar obat herbal memang belum dapat diketahui secara pasti apakah ia memang benar-benar berkhasiat atau tidak, sebab obat herbal belum secara klinis teruji khasiatnya. Ternyata telah hadir obat herbal yang bahkan sangat dianjurkan oleh lebih dari 1300 dokter dari 80 negara untuk terapi penyakit dm. Obat...

Read More