Apa Penyebab Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2?

Posted by in Faktor Penyebab

Sudah tahukah anda mengenai apa sebenarnya penyebab penyakit diabetes melitus tipe 2? Banyak orang menganggap bahwa semua jenis penyakit diabetes melitus disebabkan karena faktor keturunan. Padahal, penyakit diabetes melitus yang disebabkan oleh faktor keturunan hanyalah penyakit diabetes melitus tipe 1 saja. Sedangkan diabetes melitus lain memiliki faktor penyebab yang berbeda. Karena salah pengertian yang dibiarkan berlarut-larut, maka banyak orang mulai meremehkan penyakit DM. Karena mereka menganggap bahwa mereka tidak akan menderita penyakit DM karena tidak memiliki faktor keturunan. Faktanya, jika dilihat dari pola hidup, bisa dikatakan mayoritas orang saat ini sangat riskan untuk menderita penyakit diabetes melitus. Mengapa mayoritas orang saat ini rentan menjadi penderita diabetes melitus? Pelajari terlebih dahulu mengenai apa penyebab penyakit diabetes melitus tipe 2 sebenarnya untuk mengetahui alasan mengapa mayoritas orang riskan menderita penyakit DM tipe 2 tersebut. Mengapa Mayoritas Orang Berpotensi Menderita DM Tipe 2 Dilihat dari Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Melitus Mungkin anda merasa heran mengapa mayoritas orang yang hidup di jaman sekarang sangat berpotensi untuk menjadi penderita diabetes melitus tipe 2. Jika anda ingin mengetahui alasannya, maka pelajari terlebih dahulu mengenai faktor penyebab penyakit diabetes melitus tipe 2 berikut ini: Kurangnya olahraga Ya, orang yang hidup di jaman sekarang memang sering meremehkan mengenai pentingnya olahraga. Banyak orang mulai jarang berolahraga dengan menggunakan alasan tidak memiliki waktu luang. Tahukah anda bahwa kurang berolahraga akan semakin memperbesar kemungkinan anda untuk menjadi penderita DM tipe 2? Karena ketika tubuh kurang gerak akan meningkatkan penumpukan lemak di dalam tubuh. Selain itu, metabolisme tubuhpun tidak akan optimal. Makan makanan cepat saji yang tinggi lemak Jika anda perhatikan, orang jaman sekarang lebih cenderung memilih makanan cepat saji yang tinggi lemak. Padahal, makanan tersebut termasuk makanan yang tidak sehat. Selain tinggi akan lemak yang akan menyebabkan peningkatan penumpukan lemak di dalam tubuh, makanan cepat saji juga mengurangi kepekaan tubuh dalam menerima hormon insulin. Kegemukan Karena kurang gerak dan juga sering makan makanan yang tinggi lemak, maka banyak orang mulai menghadapi masalah kelebihan berat badan atau obesitas. Obesitas juga dapat meningkatkan potensi munculnya penyakit diabetes melitus tipe 2. Karena tubuh yang kegemukan akan memicu masalah gangguan fungsi hormon tubuh dan bisa saja hormon insulin yang mengalami gangguan. Kebiasaan merokok Berapa batang rokok yang anda hisap setiap harinya? Tahukah anda bahwa rokok bukan hanya dapat menyebabkan penyakit jantung dan kanker saja? Rokok ternyata juga mampu menyebabkan gangguan hormon. Jika kebiasaan merokok diteruskan, maka kemungkinan besar hormon insulin akan mengalami gangguan dan hal tersebut jelas akan meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit diabetes melitus tipe 2. Setelah mengetahui apa saja sebenarnya penyebab penyakit diabetes melitus tipe 2, maka sebaiknya rubahlah pola hidup anda dengan pola hidup yang lebih...

Read More

5 Penyebab Penyakit Diabet Akibat Penggunaan Gaya Hidup Tidak Sehat yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Posted by in Faktor Penyebab

Mengetahui penyebab penyakit diabet adalah salah satu hal paling penting. Karena dengan mengetahui apa saja faktor penyebabnya, anda menjadi lebih mudah mencegah sekaligus mengatasi penyakit tersebut. Sayangnya, selama ini kebanyakan orang masih terpaku pada satu penyebab penyakit diabet yaitu faktor keturunan. Padahal, sudah cukup lama faktor keturunan dinyatakan sebagai penyebab penyakit diabetes melitus yang persentasenya sangat kecil. Penelitian menemukan bahwa faktor keturunan hanya menjadi penyebab penyakit diabet sebesar 5% sampai 10% saja. Oleh sebab itu, anda sebaiknya tidak lagi meremehkan penyakit diabetes melitus. Karena 90% penderita diabetes melitus baru bukan menderita penyakit tersebut akibat faktor keturunan melainkan karena berbagai macam kebiasaan buruk dari gaya hidup tidak sehat. Apa saja kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan resiko munculnya penyakit diabetes melitus tersebut? Baca dan pelajari penjelasan lengkapnya di artikel ini. 5 Kebiasaan Buruk Penyebab Penyakit Diabet yang Wajib Anda Hindari Bila anda tidak ingin menghabiskan sisa hidup anda dengan menderita penyakit diabetes melitus, maka sebaiknya mulai sekarang hindari berbagai macam kebiasaan buruk yang menjadi penyebab penyakit diabet berikut ini: Sering dan sangat menyukai minum minuman manis dan minuman kemasan Anda sangat menyukai berbagai macam minuman manis dan juga minuman kemasan? Awas, kebiasaan tersebut termasuk sebagai kebiasaan buruk. Karena minuman yang dicampur dengan gula pasir bisa menyebabkan kadar gula meningkat jika dikonsumsi secara terus menerus.   Selain itu, sebaiknya jangan meminum minuman kemasan terutama minuman soda. Karena minuman soda memiliki kandungan pemanis yang sangat berbahaya. Terbiasa tidur larut malam Anda yang selama ini terbiasa tidur larut malam juga perlu berhati-hati. Karena kebiasaan tersebut membuat tubuh anda kurang mendapatkan waktu istirahat. Tubuh yang terlalu sering kekurangan istirahat dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Hal tersebut bisa terjadi karena organ-organ penting di dalam tubuh seperti organ pankreas dapat mengalami penurunan fungsi. Jika sampai organ pankreas mengalami penurunan fungsi, maka tubuh akan kekurangan hormon insulin dan efeknya kadar gula darah dapat meningkat secara drastis. Malas berolahraga dan lebih sering menghabiskan waktu menonton TV Malas berolahraga dan lebih memilih menghabiskan waktu menonton TV adalah kebiasaan paling buruk. Karena kebiasaan tersebut tidak hanya bisa meningkatkan resiko munculnya penyakit diabetes melitus akibat masalah obesitas. Kebiasaan tersebut juga berpotensi meningkatkan resiko munculnya penyakit berbahaya lain seperti penyakit jantung. Terlalu sering mengalami stres berat Jika anda sering mengalami stres berat, sebaiknya anda juga berhati-hati. Karena penelitian telah memastikan bahwa terbiasa mengalami stres berat adalah salah satu penyebab penyakit diabet. Karena ketika anda mengalami stres berat, produksi hormon di dalam tubuh akan mengalami ketidakseimbangan. Tubuh cenderung lebih banyak memproduksi kortisol dibandingkan hormon penting lain seperti hormon insulin. Menggunakan pil pencegah kehamilan tidak sesuai aturan Pil pencegah kehamilan sebaiknya digunakan sesuai aturan pakai. Karena jika dikonsumsi secara tidak tepat, pil pencegah kehamilan justru dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat. Hal tersebut disebabkan karena di...

Read More

Sudahkah Anda paham Tentang Penyebab Diabetes melitus?

Posted by in Faktor Penyebab

Penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit berbahaya yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kadar gula darah meningkat. Namun umumnya peningkatan kadar gula darah dipicu oleh tidak tersedianya insulin di dalam tubuh dan resistensi sel terhadap insulin. Terlepas dari fakta bahwa penyakit diabetes ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah, peningkatan kadar gula darah juga terjadi pada orang normal atau non penderita diabetes. Peningkatan kadar gula darah normalnya terjadi dua jam setelah makan. Hal ini karena makanan yang masuk akan dicerna oleh enzim kemudian dipecah menjadi glukosa. Sebagian besar karbohidrat yang berasal dari makanan akan dipecah oleh enzim pencernaan menjadi glukosa. Glukosa ini nantinya akan ikut bersama aliran darah sebelum akhirnya diserap oleh sel. Setelah diserap oleh sel dengan bantuan insulin, glukosa akan dicerna lagi menjadi energi dan cadangan makanan yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktifitas sel. Dari sinilah kemudian kadar gula darah akan kembali normal setelah sebelumnya mengalami peningkatan. Berbeda halnya dengan penderita diabetes, baik penderita diabetes melitus tipe 1 maupun penderita diabetes tipe 2, peningkatan kadar gula darah akan tetap terjadi. Hal ini mengingat tidak adanya produksi insulin yang cukup dan/atau resistensi sel terhadap insulin yang ada sehingga glukosa tidak dapat diserap masuk oleh sel. Hal inilah yang menjadi penyebab diabetes. Kerusakan Pada Sel Beta Pankreas Memicu Peningkatan Kadar Gula Darah Seperti yang telah dijelaskan di awal bahwa salah satu penyebab diabetes mellitus adalah karena tidak adanya produksi insulin yang cukup di dalam tubuh. Perlu anda ketahui bahwa yang bertugas memproduksi insulin di dalam tubuh adalah sel beta pankreas. Kerusakan sel beta pankreas akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah karena produksi insulin nantinya akan terganggu. Mengingat produksi insulin terganggu maka jumlah insulin yang dapat diproduksi akan berkurang. Yang lebih parah ketika tidak ada insulin sama sekali yang dapat diproduksi. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi metabolisme glukosa di dalam tubuh karena untuk dapat diserap masuk oleh sel diperlukan jumlah insulin yang cukup. Akibat tidak adanya produksi insulin tersebut maka glukosa pun tetap berada dalam aliran darah sehingga kadar gula darah pun meningkat. Lalu apa penyebab kerusakan sel beta pankreas? Kerusakan sel beta pankreas umumnya ditemukan pada penderita diabetes tipe 1. Sayangnya penyebab kerusakan sel beta pankreas belum dapat ditemukan secara pasti. Namun diperkirakan bahwa penggunaan obat-obatan dan bahan kimia dalam jangka waktu yang lama merupakan salah satu penyebab kerusakan sel beta pankreas. Kerusakan juga dapat terjadi ketika sel beta pankreas dipaksa terus menerus untuk menghasilkan insulin tanpa henti. Selain itu, penyakit pada pankreas juga ditengarai menjadi salah satu penyebab kerusakan sel beta pankreas. Resistensi Sel Terhadap Insulin Picu Peningkatan Kadar Gula Darah Telah disinggung di awal tadi bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab penyakit diabetes. Salah satunya adalah karena adanya reaksi...

Read More

5 Faktor Resiko Diabetes Melitus Yang Harus Diwaspadai

Posted by in Faktor Penyebab

Faktor resiko diabetes ternyata dapat dikendalikan. Ini artinya faktor resiko DM yang ada dapat dikendalikan menjadi faktor pencegah diabetes sehingga resiko diabetes pun dapat dikurangi. Hal ini perlu sekali dilakukan mengingat prevalensi diabetes semakin meningkat dan selalu bertambah tiap tahunnya. Oleh karenanya pengendalian terhadap faktor risiko diabetes melitus ini sudah seharusnya dilakukan sejak dini guna mengurangi resiko seseorang terhadap diabetes. Pengendalian Terhadap Gaya Hidup Yang Tidak Sehat Faktor risiko diabetes yang paling berpengaruh terhadap meningkatnya resiko diabetes seseorang adalah gaya hidupnya yang tidak sehat. Ini sangat berhubungan dengan kemajuan teknologi yang ternyata semakin mengurangi aktifitas harian tubuh. Terbukti orang modern lebih sering menggunakan kendaraan bermotor daripada berjalan kaki atau bersepeda. Hal ini juga semakin diperparah dengan konsumsi makanan instan yang berlebihan. Perlu diingat bahwa ketika aktifitas harian tubuh berkurang maka secara otomatis pembakaran lemak di dalam tubuh pun berkurang. Jika semakin diimbangi dengan konsumsi makanan instan yang rendah nutrisi namun tinggi akan lemak, maka akan cenderung menyebabkan obesitas. Dengan begitu penimbunan lemak akan semakin terjadi sehingga mempengaruhi kerja insulin dalam menjaga kestabilan kadar gula darah. Oleh karena itu, guna mengurangi resiko diabetes, maka segera tinggalkan gaya hidup tidak sehat tersebut di atas. Gantilah dengan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi banyak sayuran dan buah juga dengan menambah aktifitas harian tubuh terapi dm tipe 2. Jika memungkinkan, berjalan kaki atau bersepedalah ke kantor guna mengurangi timbunan lemak di dalam tubuh. Pengendalian Terhadap Berat Badan Faktor obesitas merupakan faktor resiko diabetes kedua yang paling banyak ditemui setelah gaya hidup yang tidak sehat. Sebenarnya obesitas pun sangat erat kaitannya dengan gaya hidup yang tidak sehat. Lihat saja bagaimana gaya hidup yang cenderung kurang berolahraga dapat menyebabkan obesitas. Dengan begitu penimbunan lemak di dalam tubuh akan semakin cepat terjadi. Karenanya guna mencegah obesitas dan penimbunan lemak di dalam tubuh, maka perlu dilakukan pengendalian terhadap berat badan, terutama dengan berolahraga. Makanan yang anda konsumsi pun nantinya juga dapat berpengaruh. Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi sayuran hijau dan buah karena kandungan seratnya sangat bermanfaat dalam menjaga kestabilan kadar gula darah dan membakar lemak berlebih. Ganti Konsumsi Makanan Instan Dengan Sayur Dan Buah Konsumsi makanan instan secara terus menerus dapat mempertinggi resiko seseorang untuk terkena  diabetes. Mengapa demikian halnya? Perlu diingat bahwa makanan instan sangat minim sekali kandungan nutrisinya. Hal ini nantinya akan membuat tubuh mengalami malnutrisi. Jika kondisi ini berlanjut maka akibatnya akan mengganggu aktifitas sel. Bahkan disfungsi organ dapat terjadi akibat malnutrisi ini. Kerusakan sel beta pankreas, sebagai contoh, dapat dipicu oleh kurangnya pasokan nutrisi ke dalam tubuh akibat seringnya mengkonsumsi makanan instan. Oleh karenanya, guna memperoleh nutrisi yang cukup serta mencegah terjadinya kerusakan pada pankreas dan organ vital lain, perbanyaklah konsumsi sayuran hijau dan buah serta air putih. Berolahragalah Secara Teratur Berolahraga secara teratur...

Read More

4 Hal utama yang menjadi penyebab kencing manis

Posted by in Faktor Penyebab

Kencing manis merupakan sebutan lain penyakit diabetes. Sebutan ini diberikan mengingat banyaknya kandungan gula yang ditemukan di dalam urin penderita. Gula tersebut sebenarnya berasal dari makanan, yang mana sebagian besar karbohidrat akan diubah oleh enzim menjadi glukosa. Glukosa yang terbentuk kemudian akan diangkut oleh darah untuk melalui proses metabolisme selanjutnya yang akan merubahnya menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Terkait dengan proses metabolisme glukosa di dalam tubuh, perlu diingat bahwa diperlukan insulin dalam jumlah yang cukup agar proses tersebut berjalan dengan lancar. Jika tidak, maka proses metabolisme glukosa akan terhambat. Akibatnya glukosa tidak dapat diserap masuk oleh sel dan tetap berada dalam aliran darah. Inilah yang menjadi alasan mengapa kadar gula darah penderita nantinya akan meningkat drastis. Kelebihan gula tersebut nantinya akan langsung direspon oleh tubuh dengan membuang kelebihan gula tersebut melalui urin sehingga di dalam urin penderita akan banyak sekali mengandung gula. Karenanya wajar sekali jika kemudian diabetes disebut sebagai penyakit kencing manis. Mengingat tingginya kadar gula darah penderita, sebagian besar dari anda mungkin bertanya mengenai penyebab penyakit gula yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Berikut ini akan dijelaskan secara detil terkait penyebab penyakit gula darah. Kerusakan Sel Beta Pankreas Sel beta pankreas merupakan kelenjar yang berfungsi mensekresikan insulin. Insulin merupakan hormon yang memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kadar gula darah seseorang. Hal ini mengingat insulinlah yang akan membantu kelancaran proses metabolisme glukosa di dalam sel. Karenanya ketika produksi insulin terhambat, maka akibatnya proses metabolisme glukosa juga akan terhambat sehingga mengakibatkan kadar gula darah meningkat. Terkait dengan terhambatnya produksi insulin mungkin anda akan bertanya mengenai penyebab terhambatnya produksi insulin tersebut. Ketahuilah bahwa terhambatnya produksi insulin tersebut akibat adanya kerusakan pada sel beta pankreas. Penyebab kerusakan ini masih dalam tahap penelitian karena umumnya kerusakan baru bisa dideteksi setelah melakukan pemeriksaan kadar gula darah dimana ditemukan adanya peningkatan kadar gula darah yang sangat drastis. Resistensi Sel Terhadap Insulin Selain kerusakan pada sel beta pankreas sebagai kelenjar penghasil utama insulin bagi tubuh, kadar gula darah yang meningkat juga dapat dipicu oleh adanya reaksi penolakan atau resistensi sel terhadap insulin yang ada. Dalam hal ini, sel beta pankreas masih dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Dengan kata lain, insulin di dalam tubuh jumlahnya sudah lebih dari cukup untuk mengontrol kadar gula darah. Namun akibat resistensi sel terhadap insulin, insulin tidak dapat bekerja secara optimal dalam hal mengontrol kadar gula darah melalui proses metabolisme glukosa. Akibatnya glukosa tidak dapat dimanfaatkan oleh sel sebagai energi maupun sebagai cadangan makanan sehingga kadar gula darah pun meningkat drastis. Ketidakseimbangan Hormon Ketidakseimbangan hormon juga merupakan salah satu penyebab meningkatnya kadar gula darah selain kerusakan sel beta pankreas dan resistensi sel terhadap insulin. Ketidakseimbangan hormon ini nantinya akan sangat berkaitan dengan obesitas yang mengarah...

Read More