Perlunya Menjaga Kestabilan Kadar Gula Darah

Posted by in Kadar Gula Darah

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah yang melebihi normal. Peningkatan kadar gula darah yang cukup drastis ini dipicu oleh gangguan produksi insulin yang terjadi, gangguan fungsi insulin atau kombinasi keduanya. Oleh karena itu nantinya kadar gula darah penderita akan sangat sulit sekali untuk bisa kembali mendekati angka normal. Hal ini tentunya terkait dengan gangguan fungsi insulin yang terjadi dan/atau gangguan produksi insulin. Karena itu guna menjaga kestabilan kadar gula darah penderita nantinya akan diberikan obat penurun kadar gula darah maupun suplai insulin buatan dari luar tubuh. Perlu diingat bahwa masing-masing metode pengobatan alternatif diabetes melitus akan diberikan pada penderita berdasarkan tipe diabetes yang diderita. Pada penderita diabetes tipe 1 hanya akan diberikan suplai insulin buatan mengingat produksi insulin di dalam tubuh berkurang akibat rusaknya sel beta pankreas sebagai kelenjar yang berfungsi mensekresikan insulin. Sementara itu, penderita diabetes tipe 2 nantinya akan diberikan obat penurun kadar gula darah untuk meningkatkan sensitifitas sel terhadap insulin sehingga insulin dapat bekerja secara optimal kembali dalam hal mengontrol kadar gula darah. Mengapa tidak diberi suplai insulin buatan dari luar tubuh? Pemberian insulin buatan pada penderita diabetes tipe 2 tidak akan efektif mengingat sensitifitas tubuh penderita terhadap insulin berkurang. Kadar Gula Darah Normal Kedua metode pengobatan di atas memang secara efektif mampu menjaga kestabilan kadar gula darah penderita. Namun sayangnya efek gula darah yang kembali mendekati normal hanya mampu bertahan singkat. Ini berarti pengobatan tersebut belum sepenuhnya mampu mengatasi diabetes sehingga hasilnya kurang maksimal. Perlu diketahui bahwa untuk mendapatkan kadar gula darah yang normal, akar penyebab diabetes harus terlebih dahulu diatasi sehingga efek kadar gula darah normal yang dihasilkan juga sifatnya permanen. Terkait dengan kadar gula darah normal, mungkin sebagian dari anda ingin tahu lebih lanjut mengenai rentang angka kadar gula darah normal. Kadar gula darah dianggap normal jika berada pada rentang 100 – 180 mg/dL. Lebih dari itu, maka kadar gula darah sudah dianggap melebihi normal. Namun terdapat suatu kondisi dimana nantinya kadar gula darah melebihi normal namun belum cukup tinggi untuk dapat dikategorikan sebagai diabetes. Kondisi ini disebut dengan pradiabetes. Pradiabetes Bukan Diabetes Apa bedanya pradiabetes dengan diabetes? Perbedaan yang mendasar nantinya terkait dengan kadar gula darah, dimana kadar gula darah seseorang yang masih tergolong pradiabetes berada di kisaran angka 140 – 180 mg/dL. Sementara itu, kadar gula darah diabetes berada pada angka 200 atau lebih sehingga kemudian akan memunculkan gejala diabetes seperti poliuri, polifagi, polidipsi maupun tubuh yang sering merasa lemas dan tidak bertenaga. Mengingat efek yang ditimbulkan oleh penyakit diabetes akan sangat mengganggu penderita maka sudah seharusnya jika penyakit tersebut dicegah sejak dini. Alasan lain perlunya dilakukan pencegahan diabetes sejak dini adalah karena penyakit diabetes juga akan mengundang datangnya komplikasi diabetes. Meskipun umumnya komplikasi baru...

Read More

Adakah cara mudah untuk memiliki kadar gula darah normal?

Posted by in Kadar Gula Darah

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan kadar gula darah. Hal ini mengingat penderita diabetes memiliki kadar gula darah dalam darah yang tinggi, yaitu lebih besar dari 200 mg/dL. Kadar gula darah normal seharusnya berada pada rentang 100 mg/dL – 200 mg/dL. Kadar normal gula darah akan sangat mudah sekali dicapai ketika belum menderita diabetes. Hal ini terkait dengan proses metabolisme glukosa di dalam tubuh yang masih dapat berjalan sebagaimana mestinya. Tercapainya kadar gula darah yang normal pada non penderita diabetes juga terkait dengan tersedianya suplai insulin dan juga sensitifitas sel terhadap insulin yang cukup baik sehingga kadar gula darah tetap stabil. Perlu diingat bahwa untuk mendapatkan kadar gula darah yang normal diperlukan produksi insulin yang cukup. Produksi insulin yang cukup ini nantinya secara otomatis berhubungan dengan fungsi sel beta pankreas. Sel beta pankreas merupakan kelenjar penghasil utama hormon insulin di dalam tubuh. Karenanya sel beta pankreas memegang peranan yang sangat penting dalam proses metabolisme gula sehingga nantinya diperoleh kadar gula darah yang normal. Bagaimana Dengan Resistensi Sel Terhadap Insulin? Resistensi sel terhadap insulin yang ada merupakan salah satu penyebab diabetes yang paling umum selain kerusakan pada sel beta pankreas. Resistensi umumnya terjadi akibat penimbunan lemak di dalam tubuh sehingga nantinya permukaan sel tertutup oleh lemak tersebut. Akibat tertutupnya permukaan sel oleh lemak, maka akan dapat menyebabkan terhambatnya proses penyerapan gula ke dalam sel sehingga menyebabkan gula tetap berada dalam darah. Ketika terjadi resistensi sel terhadap insulin, kadar gula darah normal akan sulit sekali dicapai. Hal ini mengingat terhambatnya proses metabolisme glukosa di dalam tubuh akibat resisntesi tersebut. Sementara itu, glukosa terus menerus dihasilkan akibat asupan makanan yang diterima oleh tubuh. Dengan adanya resistensi sel terhadap insulin, maka upaya tubuh menstabilkan kembali kadar gula darah yang meningkat setelah masuknya makanan menjadi sia-sia. Hal ini mengingat glukosa yang dihasilkan dari makanan tidak dapat diserap masuk oleh sel dan dimanfaatkan sebagai bahan baku energi dan cadangan makanan. Mengapa Sulit Sekali Mendapatkan Kadar Gula Darah Normal Ketika Menderita Diabetes? Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penderita diabetes akan sulit sekali mendapatkan kadar gula darah yang stabil. Alasannya adalah karena tidak adanya suplai insulin yang cukup dari dalam tubuh. Perlu diingat bahwa untuk menstabilkan kadar gula darah yang meningkat, tubuh memerlukan sekresi insulin yang cukup. Insulin bertugas sebagai pembuka gerbang sel sehingga nantinya gula dapat menembus membran sel. Ketika tidak ada suplai insulin yang cukup dari dalam tubuh akibat rusaknya sel beta pankreas, maka gula akan menemui kesulitan ketika berusaha menembus sel sehingga nantinya gula justru tetap berada dalam aliran darah akibat tidak terserap oleh sel. Selain akibat tidak tersedianya suplai insulin yang cukup dari dalam tubuh, resistensi sel terhadap insulin yang ada juga berpengaruh terhadap kestabilan kadar gula darah. Dalam hal...

Read More