Diabetes atau diabetes mellitus merupakan penyakit yang sudah umum. Mengapa demikian? Hal ini karena jumlah penderita diabetes cukup banyak dan semakin bertambah tiap tahunnya. Yang menyedihkan justru penambahan jumlah penderita diabetes tidak disertai dengan pemahaman yang memadai akan penyakit serta penanganan agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut. Umumnya, sebagian besar orang hanya tahu diabetes merupakan penyakit kencing manis. Namun mereka tidak tahu lebih jauh mengenai jenis diabetes dan apa yang harus dilakukan ketika terserang diabetes. Pemahaman ini sangatlah penting agar penderita maupun keluarganya dapat bekerja sama dengan baik dalam hal penanganan penyakit sehingga komplikasi diabetes dapat dicegah. Lalu apa saja jenis-jenis diabetes yang perlu anda ketahui? Sebenarnya diabetes mellitus dapat diklasifikan menurut penyebab dan umur penderitanya. Berikut ini klasifikasi diabetes mellitus berdasarkan penyebabnya: Diabetes Tipe I Tipe diabetes yang satu ini disebabkan oleh adanya kerusakan sel beta pankreas. Penyebab kerusakan pada sel beta pankreas masih dalam penelitian lebih lanjut. Namun menurut para ahli kemungkinan disebabkan oleh infeksi virus, efek obat-obatan, bahan kimia, penyakit pankreas dan gangguan endokrin lainnya. Sel beta pankreas merupakan sel yang bertugas dalam memproduksi insulin, hormon yang berfungsi mengontrol kadar gula dalam darah. Ketika sel beta pankreas mengalami kerusakan, akibatnya tubuh tidak dapat memproduksi insulin sehingga kadar gula dalam darah meningkat. Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus terjadi, maka kadar gula dalam darah akan semakin meningkat. Untuk menstabilkan kadar gula dalam darah, tubuh terpaksa mengeluarkannya bersama dengan urin. Inilah sebabnya urin penderita diabetes berasa manis. Diabetes Tipe II Berbeda dengan tipe diabetes mellitus sebelumnya, diabetes tipe II terjadi karena tubuh atau tepatnya sel reseptor insulin mengalami resistensi atau penolakan terhadap insulin. Jelas sekali bahwa di dalam tubuh penderita diabetes tipe II dihasilkan insulin dalam jumlah yang cukup untuk menstabilkan kadar gula darah. Akan tetapi resistensi sel penerima insulin mengakibatkan tubuh kekurangan insulin relatif yang mengakibatkan kadar gula dalam darah meningkat. Mungkin anda bertanya tanya mengapa bisa terjadi resistensi sel terhadap insulin yang ada. Tahukah anda bahwa penyebabnya adalah obesitas? Penumpukan lemak terutama di daerah perut menghambat kerja pankreas. Selain itu, penumpukan lemak dapat menutupi permukaan sel reseptor insulin sehingga mengakibatkan resistensi terhadap insulin. Diabetes Tipe Khusus Diabetes tipe khusus belum diketahui penyebabnya secara pasti namun ditengarai akibat infeksi virus, penyakit pada pankreas, efek penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama, efek bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh serta gangguan endokrin lainnya. Karena belum diketahui penyebabnya secara pasti, konsultasikanlah dengan dokter untuk mengetahui apakah anda terserang diabetes tipe khusus sehingga penanganan terhadap penyakit bisa segera dilakukan sebelum terlambat. Diabetes Pada Ibu Hamil Jenis diabetes melitus yang satu ini hanya terjadi pada waktu hamil yang biasanya muncul pada minggu ke-24 atau ketika kehamilan menginjak bulan ke-6. Kadar gula darah ibu yang tinggi dapat masuk ke aliran darah...