Solusi Tepat untuk Mengalahkan Diabetes Selamanya

Posted by in Tips

Sebagai salah satu penderita diabetes atau yang memiliki salah satu anggota keluarga penderita diabetes, tentunya anda seringkali bertanya tanya apakah penyakit gula darah tersebut dapat diatasi. Penyakit kencing manis memang susah diatasi mengingat pengobatan medis yang diberikan pada penderita hanya mampu menjaga kestabilan kadar gula darah penderita. Dengan kata lain, pengobatan tersebut belum sampai menyentuh akar penyebab penyakit yang sebenarnya harus diatasi jika memang ingin terbebas dari penyakit tersebut. Karena belum mampu mengatasi sampai pada akar penyebabnya, hasil pengobatan medis yang dijalani penderitapun tidak akan bertahan lama sehingga pasien harus minum obat dokter terus menerus. Bahkan karena harus terus menerus menjalani pengobatan medis secara rutin, pengobatan tersebut seolah menyebabkan efek ketergantungan. Dengan berdasarkan pada kenyataan tersebut, maka kami tergerak untuk memberikan informasi penting mengenai penyebab penyakit diabetes sekaligus pengobatan apa yang seharusnya diupayakan oleh penderita agar bisa terbebas sepenuhnya dari penyakit tersebut. Jadi pastikan anda terus menyimak ulasan kami berikut ini. Gangguan Produksi Insulin Gangguan produksi insulin merupakan salah satu akar penyebab diabetes yang dipicu oleh kerusakan sel beta pankreas. Sel beta pankreas sendiri merupakan kelenjar yang bertugas memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup bagi tubuh. Sementara itu, insulin merupakan hormon yang bertugas mengontrol kadar gula darah. Karena fungsinya yang sangat vital tersebut, maka kerusakan sel beta pankreas dapat menyebabkan berkurangnya jumlah insulin yang dapat diproduksi. Bahkan kerusakan yang sangat parah dapat menyebabkan produksi insulin terhenti. Dengan berkurangnya produksi insulin, itu artinya fungsi insulin tidak akan maksimal dalam hal mengontrol kadar gula darah. Apalagi jika sampai produksi insulin benar-benar terhenti. Tentunya kadar gula darah akan semakin mengalami peningkatan yang tidak terkendali. Gangguan Fungsi Insulin Seperti halnya gangguan produksi insulin yang merupakan akar penyebab DM tipe 1, gangguan fungsi insulin pada tubuh penderita DM tipe 2 juga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Hanya saja ketika tubuh penderita mengalami gangguan fungsi insulin, sel beta pankreas tidak ikut mengalami kerusakan. Dengan kata lain, sel beta pankreas masih dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan insulin. Lalu mengapa kadar gula darah tetap mengalami peningkatan? Lonjakan kadar gula darah yang terjadi merupakan efek dari berkurangnya sensitifitas tubuh terhadap insulin. Hal ini kemudian menyebabkan fungsi insulin dalam hal mengontrol kadar gula darah menjadi kurang optimal, sehingga gula yang seharusnya dapat diserap masuk ke dalam sel menjadi tertahan di dalam darah. Inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya lonjakan gula darah. Tingkat Efektifitas Pengobatan Medis Masih Diragukan Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa pengobatan medis yang ada saat ini masih belum mampu mengatasi akar penyebab kencing manis. Karenanya kadar gula darah bukannya stabil, tetapi justru mengalami penurunan yang cukup drastis. Penurunan gula darah yang cukup drastis, dalam hal ini, sama bahayanya dengan ketika gula darah mengalami lonjakan. Penurunan gula darah yang terlalu drastis tersebut terjadi karena pengobatan medis belum mampu mengatasi...

Read More

3 Langkah Penting yang Wajib Dilakukan Setelah Cek Gula Darah (Bagian 2)

Posted by in Tips

Setelah sebelumnya membahas mengenai 2 hal penting yang perlu anda lakukan setelah melakukan pemeriksaan kadar gula darah, Silahkan Klik Disini jika anda belum membaca / melihat artikel sebelumnya. Pada kesempatan kali ini saya membahas secara lebih detil mengenai jenis makanan apa yang perlu anda konsumsi agar kadar gula darah anda dapat tetap terjaga kestabilannya. Selain itu, di akhir artikel ini nanti anda juga dapat memperoleh informasi penting terkait pengobatan diabetes yang dapat benar-benar mengatasi penyakit tersebut langsung pada akar penyebabnya. Namun sebelum informasi yang paling dicari oleh penderita kencing manis tersebut saya berikan, akan lebih baik jika mengetahui apa saja jenis makanan yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan yang tidak. Hal ini karena konsumsi makanan ternyata juga mempengaruhi kestabilan kadar gula darah. Kurangi Konsumsi Makanan dengan Kandungan Gula Tinggi serta Makanan Instan Terkait dengan makanan yang perlu dihindari agar kadar gula darah selalu stabil, perlu diingat untuk menghindari konsumsi makanan yang mengandung gula tinggi. Hal ini mengingat kandungan gula dalam makanan tersebut akan dapat meningkatkan kadar gula darah. Sementara itu, dengan meningkatnya kadar gula darah, kerja sel beta pankreas dalam menghasilkan jumlah insulin yang cukup pun akan semakin berat. Jika hal ini terus menerus terjadi, maka suatu saat sel beta pankreas akan kehilangan fungsinya dan produksi insulin pun seketika itu pula berhenti. Selain makanan yang banyak mengandung gula, juga perlu dihindari makanan olahan instan seperti mie, pasta dan kentang goreng. Hal ini mengingat makanan tersebut mengandung karbohidrat sedehana yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Lonjakan kadar gula darah yang terjadi harus segera distabilkan kembali dengan menugaskan sel beta pankreas untuk menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup. Akibatnya akan sama dengan ketika anda terus menerus mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gula, yaitu sel beta pankreas akan mengalami kerusakan yang berdampak pada produksi insulin. produksi insulin yang berkurang tentunya juga akan mempengaruhi fungsinya dalam hal menjaga kestabilan kadar gula darah sehingga kadar gula darah pun meningkat. Oleh karena itu, perlu sekali untuk menghindari kedua jenis makanan tersebut meskipun sebenarnya masih banyak makanan dan minuman lain yang dapat memicu lonjakan kadar gula darah. Sebagai alternatif, anda dapat mengkonsumsi sayuran dan buah yang kaya akan serat dan nutrisi sehingga kadar gula anda akan selalu stabil. Dengan demikian resiko diabetes pun dapat dikurangi. Dengan mengurangi resikonya, maka anda sudah melakukan hal yang tepat untuk dapat terbebas dari penyakit yang dapat menyebabkan beberapa komplikasi akut tersebut. Mengkudu Dapat Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah Terkait dengan jenis makanan yang baik dikonsumsi guna menurunkan kadar gula darah, mengkudu juga dapat menjadi pilihan karena telah terbukti dapat menurunkan kadar gula darah. Bahkan sebelum menjamurnya pengobatan medis, mengkudu telah terlebih dahulu populer di kalangan orang Eropa jaman dulu karena khasiatnya yang dapat menurunkan kadar gula darah....

Read More

3 Langkah Penting yang wajib dilakukan setelah Cek Gula Darah

Posted by in Tips

Prevalensi diabetes di Indonesia sudah mulai menunjukkan angka yang memprihatinkan. Hal ini terkait dengan terus meningkatnya jumlah penderita diabetes maupun yang masih tergolong pradiabetes setiap tahunnya. Dengan adanya peningkatan tersebut seharusnya masyarakat semakin sadar akan pentingnya mencegah diabetes sejak dini mengingat jika sudah menderita penyakit tersebut akan semakin mempertinggi resiko munculnya komplikasi diabetes. Terkait dengan pencegahan diabetes, anda mungkin akan bertanya mengenai cara efektif yang dapat dilakukan guna mencegah diabetes. Hal pertama yang harus dilakukan adalah untuk selalu pemeriksaan gula darah. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kadar gula darah yang cukup signifikan atau tidak. Selain itu juga dapat diketahui apakah kadar gula darah yang meningkat tersebut kembali normal atau terus meningkat. Jika kadar gula darah tetap meningkat setelah berkali kali dilakukan pemeriksaan kadar gula darah, maka pemeriksaan diabetes melitus lebih lanjut perlu dilakukan. Untuk melakukan pemeriksaan diabetes terutama yang menyangkut kadar gula darah anda, anda dapat menggunakan alat tes gula darah yang sudah bisa didapatkan di apotek terdekat. Dengan alat tes gula darah tersebut nantinya anda akan dapat mengontrol kadar gula darah anda sehingga ketika ada peningkatan dapat diketahui.   Pengendalian Berat Badan Juga Perlu Dilakukan Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa melakukan cek gula darah sangatlah penting guna mengetahui setiap peningkatan gula darah yang terjadi. Namun upaya mengontrol kadar gula darah ini tidak akan maksimal hasilnya jika tidak disertai dengan upaya pencegahan diabetes lainnya. Salah satu upaya pencegahan diabetes yang perlu dilakukan adalah pengendalian berat badan. Hal ini mengingat penderita diabetes melitus tipe 2 cenderung bertubuh gemuk. Tubuh yang mengalami obesitas memang rentan terhadap berbagai macam penyakit. Artinya tubuh yang mengalami obesitas tidak hanya akan rentan terhadap diabetes melainkan juga rentan akan penyakit lainnya. Penyakit lain yang biasanya juga menyerang orang yang mengalami obesitas adalah penyakit jantung. Hal ini mengingat timbunan lemak di dalam tubuh akan dapat menyumbat pembuluh darah. Jika yang mengalami penyumbatan adalah pembuluh darah jantung maka akibatnya akan sangat fatal bagi penderita. Bagaimana dengan diabetes? Apa pengaruh obesitas terhadap gula darah penderita? Perlu diketahui bahwa timbunan lemak di dalam tubuh akan dapat mempengaruhi kerja insulin dalam hal mengontrol kadar gula dalam darah. Meskipun jumlah insulin di dalam tubuh cukup banyak atau dengan kata lain tidak ada masalah dengan produksi insulin, insulin yang ada tetap tidak akan dapat bekerja secara optimal. Hal ini karena timbunan lemak cenderung menyebabkan ketidakseimbangan hormon sehingga insulin tidak dapat bekerja maksimal dalam mengontrol kadar gula darah. Oleh karena itu perlu dilakukan pengendalian berat badan sehingga penimbunan lemak dapat dicegah. Berolahraga Secara Teratur Dapat Menjaga Kestabilan Kadar Gula Darah Selain melakukan pengendalian berat badan, anda juga perlu menambah aktifitas fisik dengan berolahraga secara teratur. Dengan berolahraga secara teratur, ketahuilah bahwa anda tidak hanya akan dapat menjaga kestabilan kadar gula darah,...

Read More