Selama ini makanan bagi penderita diabetes selalu dianggap sebagai makanan yang kurang menarik. Hal ini dapat terjadi karena penyajiannya yang kurang menarik atau menu makanan yang kurang variatif, sehingga penderita pun akhirnya memilih mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Padahal sejatinya makanan bagi penderita diabetes tidak selalu harus membosankan, baik pemilihan menunya maupun cara penyajiannya. Karenanya jika penderita merasa kesulitan untuk menentukan menunya, berikut ini akan kami berikan beberapa tips agar menunya bisa lebih variatif.

Sesuaikan Menunya dengan Selera

Makanan Bagi Penderita DiabetesSeperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa makanan sehat bagi penderita diabetes tidak harus membosankan. Pemilihan menu yang akan disajikan nantinya dapat disesuaikan dengan selera penderita. Jadi makanan sehat bagi penderita diabetes sebenarnya tidak hanya terbatas pada menu sayuran dan serealia, tetapi juga dapat meliputi daging, ikan dan jenis makanan lainnya. Yang terpenting adalah jumlah kalorinya tetap sesuai dengan jumlah kalori yang diperlukan tubuh. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa bosan akan menu makanan untuk penderita diabetes yang disajikan.

Hitung Jumlah Kalorinya

Kalori berlebih merupakan salah satu faktor resiko penyakit diabetes melitus, mengingat ia dapat memicu obesitas. Karenanya agar kalori yang diserap tubuh tidak berlebihan, penderita hendaknya mulai memperhitungkan jumlah kalori yang diterima dari makanan yang dikonsumsi. Meski nantinya penderita dapat mengkonsumsi beragam jenis makanan, kalori yang berasal dari makanan tersebut tetap harus diperhitungkan. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan gula darah penderita, sehingga resiko komplikasi seperti luka diabetes dan retinopati diabetik dapat dikurangi.

Batasi Penggunaan Pemanis

Selain menghitung jumlah kalori harian yang diterima dari makanan yang dikonsumsi, penderita juga disarankan untuk mulai membatasi penggunaan pemanis dalam masakan. Apalagi jika pemanis yang digunakan adalah gula pasir dan pemanis sintetis. Gula pasir memiliki jumlah kalori yang relatif tinggi, sehingga dapat menambah asupan kalori yang diperoleh dari makanan. Sementara itu, gula sintetis seperti sorbitol, aspartam dan semacamnya memang terbukti lebih rendah kalorinya. Namun gula sintetis tersebut ternyata dapat memicu kerusakan saraf. Sebagai ganti pemanis yang biasa digunakan tersebut, penderita dapat menggunakan gula aren, madu asli dan gula stevia. Ketiganya terbukti lebih aman digunakan oleh penderita diabetes, sehingga penderita tetap dapat menjaga efektifitas obat kencing manis kering yang sedang digunakan, tanpa khawatir akan terjadi lonjakan gula darah kembali.

Ganti Penyedap dengan Rempah Rempah

Selain pemanis, batasi juga penggunaan penyedap instan yang biasanya ditambahkan ke dalam masakan. Hal ini dilakukan mengingat penyedap instan biasanya masih mengandung beberapa persen gula buatan, yang tidak baik bagi kestabilan gula darah penderita maupun bagi kesehatan tubuh secara umum. Sebagai gantinya, gunakanlah rempah rempah seperti cengkeh, serai dan semacamnya untuk menambah cita rasa masakan.