Sayuran dan buah memang dikenal kaya akan nutrisi. Karena kekayaan nutrisinya tersebut, maka tidak heran jika kemudian keduanya bisa menjadi solusi diabetes anda. Hal ini terkait dengan kandungan nutrisinya tersebut yang salah satunya adalah serat. Serat dalam jumlah yang cukup terbukti mampu menjaga gula darah tetap terkendali. Ketika gula darah dapat dikendalikan dengan baik, maka gejala diabetes melitus pun dapat sedikit berkurang. Lalu apakah nutrisi penting dalam buah dan sayur hanya serat saja yang dapat membantu menjaga gula darah tetap terkendali? Ternyata tidak. Berikut ini beberapa diantaranya.

Flavonoid

Solusi DiabetesSalah satu alasan yang membuat sayuran dan buah dianggap sebagai solusi diabetes adalah kandungan flavonoidnya. Flavonoid bisa jadi merupakan salah satu kunci dalam penanganan diabetes melitus. Senyawa ini dapat ditemukan dalam sayuran dan buah seperti labu parang dan sayuran hijau.  Manfaatnya nanti berhubungan dengan kadar gula darah penderita diabetes yang akan dapat terkendali dengan asupan flavonoid dalam jumlah yang cukup. Karenanya jangan pernah ragu lagi untuk memasukkan menu sayuran dan buah dalam menu diet diabetes melitus anda.

Saponin

Sama halnya dengan flavonoid, saponin juga dapat membantu menurunkan gula darah penderita diabetes, sehingga kemudian dianggap sebagai salah satu solusi penyakit diabetes. Senyawa ini dapat ditemukan dalam buah dan sayuran. Namun sayangnya, ia mudah larut dalam air. Sifatnya yang mudah larut dalam air tersebut membuatnya seringkali gagal diserap tubuh dalam jumlah yang cukup. Karenanya penderita diabetes perlu sedikit menyiasatinya ketika mengkonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan saponin, sehingga senyawa tersebut dapat benar-benar terserap tubuh dalam jumlah yang cukup. Dengan begitu, khasiatnya yang hampir sama dengan diabetes obat tersebut dapat benar-benar dirasakan.

Vitamin C

Selain kedua senyawa tersebut di atas, sayuran dan buah juga menjadi sumber vitamin C yang baik. Karenanya wajar jika kemudian keduanya dianggap sebagai solusi penyakit diabetes, khususnya untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, vitamin C juga dapat berperan sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh penderita dari serangan radikal bebas. Dengan proteksi yang diberikan, maka gangguan kesehatan lainnya dapat dicegah dengan baik, sehingga diabetesi bisa lebih fokus pada penanganan penderita diabetes melitus.

Dengan banyaknya kandungan nutrisi yang dapat diperoleh hanya dengan mengkonsumsi buah dan sayur, maka penderita disarankan untuk mulai menambah konsumsi keduanya. Meski demikian, tetap waspadai beberapa jenis sayuran dan buah yang memiliki indeks glikemik maupun kalori yang relatif tinggi, mengingat ia dapat memicu lonjakan gula darah.