Olahraga memang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Apalagi jika dilakukan secara rutin. Salah satu manfaat kesehatan bagi penderita diabetes adalah gula darahnya akan relatif lebih stabil. Namun karena manfaatnya tersebut, olahraga seringkali dilakukan secara berlebihan, sehingga yang terjadi justru penderita mengalami hipoglikemia.

Berdasarkan kenyataan tersebut, maka kami merasa perlu menyampaikan informasi mengenai bagaimana cara agar olahraga yang dilakukan penderita dapat lebih maksimal dalam hal menjaga kestabilan gula darahnya.

Agar Manfaat Olahraga Semakin Maksimal

Selain waktu berolahraga, beberapa hal berikut ini juga sebaiknya diperhatikan agar manfaat kesehatan yang diperoleh dapat dioptimalkan.

1. Pakailah alas kaki

Penggunaan alas kaki ketika berolahraga sangatlah penting. Tujuannya untuk menjaga daerah kaki agar tidak terjadi luka. Hal ini karena umumnya luka yang terbentuk di daerah kaki seringkali tidak disadari sehingga akan semakin meningkatkan resiko terjadinya infeksi di daerah tersebut. Infeksi yang terjadi tentunya akan semakin memperparah luka yang terbentuk. Karenanya penggunaan alas kaki ketika berolahraga perlu dipertimbangkan.

2. Gunakan pakaian olahraga jika memang perlu

Jika memang diperlukan, anda dapat memakai pakaian khusus untuk olahraga. Hal ini biasanya sangat membantu dalam hal kenyamanan ketika berolahraga. Apalagi jika baju olahraga yang dikenakan terbuat dari bahan yang menyerap keringat. Oleh karena itu, jika memang dirasa perlu untuk memakai pakaian khusus ketika berolahraga, akan lebih baik jika bahan pakaian yang digunakan dapat menyerap keringat.

Bapak Ibu

3. Atur jadwal berolahraga

Frekuensi berolahraga juga perlu diperhatikan selain penggunaan alas kaki dan pakaian olahraga. Hal ini karena frekuensi dapat mempengaruhi besarnya manfaat kesehatan yang dapat anda peroleh. Karenanya usahakan untuk tidak berolahraga terlalu sering atau justru kurang berolahraga. Olahraga yang terlalu sering justru akan membebani fisik anda sehingga akan mengurangi manfaat yang dapat diperoleh. Begitu juga ketika frekuensinya dikurangi. Manfaat kesehatan yang dapat diperoleh juga akan berkurang. Normalnya olahraga dilakukan antara 3 – 5 kali seminggu dengan durasi 30 menit sampai satu jam.

4. Sediakan air saat berolahraga

Peran air ketika berolahraga sangatlah penting, terutama dalam hal mengurangi resiko dehidrasi. Penderita diabetes memang lebih sering haus. Ini artinya bahwa mereka lebih rawan dehidrasi dibandingkan orang normal.

Karenanya sangat disarankan untuk selalu menyediakan air dalam jumlah yang cukup ketika anda berolahraga dan tempatkan air tersebut di tempat yang mudah anda jangkau. Jadi ketika sewaktu waktu diperlukan, anda dapat segera menemukannya dengan mudah. Dengan begitu diharapkan resiko dehidrasi dapat dihindari.

5. Selalu Bawa Permen Saat Olah Raga

Sebaiknya penderita diabetes selalu membawa permen/biskuit saat olah raga. Permen/biskuit ini HANYA boleh dimakan saat mengalami hipoglikemia. Hipoglikemia adalah kondisi dimana gula darah menjadi rendah (dibawah batas wajar). Ini biasanya terjadi saat penderita diabetes melakukan aktifitas fisik/olah raga yang terlalu berat.

Gejala hipoglikemia secara umum adalah: gemetar, gelisah yang tidak biasa, pucat, berkeringat, lemas, kesemutan, lapar, pusing dan nafas yang tidak normal (ter-engah – engah secara berlebihan). Jika sudah merasakan tanda tanda ini saat berolah raga, sebaiknya Anda berhenti, lalu beristirahat dan makan permen/biskuit jika perlu. Tentunya jangan terlalu banyak ya. Seperlunya saja agar gula darah tidak naik lagi dengan drastis.

Jenis Olah Raga yang Dipilih

Selain beberapa hal tersebut di atas, sebenarnya masih ada beberapa hal lainnya yang perlu anda perhatikan, khususnya mengenai jenis olahraga yang anda pilih. Guna meningkatkan manfaat kesehatan yang dapat diperoleh, akan lebih baik jika jenis olahraga yang dipilih disesuaikan dengan kondisi fisik dan kemampuan.

Sebagai bahan pertimbangan, anda juga dapat memilih senam khusus yang ritme gerakan serta gerakannya sudah dirancang sedemikian rupa agar tidak membebani fisik anda. Olahraga seperti berenang atau diving juga dapat menjadi bahan pertimbangan karena cenderung tidak membebani fisik. Namun manfaat yang diperoleh tetap tidak akan berkurang.

Dengan manfaat yang diperoleh tentunya akan semakin besar kemungkinan anda untuk dapat terhindar dari penyakit gula darah tersebut. Itu artinya anda juga akan terbebas dari komplikasi diabetes yang dapat semakin meningkatkan resiko kematian. Dengan begitu, anda tetap dapat menikmati waktu bersama keluarga tanpa adanya keluhan mengenai kesehatan.

Mencapai Kestabilan Gula Darah dengan Konsumsi Tahitian Noni

Untuk mencapai kestabilan gula darah memang bukan merupakan suatu hal yang mudah. Karenanya selain melakukan olahraga, memperbaiki pola makan dan mulai hidup sehat, penderita hendaknya tidak meninggalkan pengobatan yang ada. Namun dengan bukti bahwa pengobatan medis belum mampu mengatasi permasalahan diabetes, maka kemudian penderita banyak yang beralih ke pengobatan herbal sebagai Penanganan Diabetes.

Dalam hal ini memang tidak ada salahnya menggunakan obat herbal. Namun khasiat obat herbal yang sebagian besar belum teruji secara klinis tentunya akan menjadi masalah. Bahkan pihak medis sendiri tidak akan mau mengambil resiko dengan menyarankan penggunaan obat herbal tersebut.

Berbeda halnya ketika obat herbal yang dimaksud adalah Tahitian Noni, mengingat jus buah Noni tersebut sudah diteliti dan dibuktikan akan keampuhannya dalam hal mengatasi permasalahan diabetes. Jadi pastikan anda memilih Tahitian Noni untuk mengatasi penyakit diabetes.

Klik Di Sini untuk mengalahkan kencing manis Anda Sekarang