Semua orang pasti ingin melewatkan bulan Ramadhan yang suci ini dengan khusyuk  menjalankan ibadah puasa. Puasa memang menjadi kewajiban bagi umat muslim untuk menjalankannya. Tapi bagaimana dengan mereka yang menderita sakit di bulan ini?

Ada beberapa penderita penyakit tertentu yang dihimabau untuk tidak berpuasa selama Ramadhan mengingat kesehatan yang terganggu. Sebaliknya, ada juga penyakit tertentu yang malah bagus jika penderitanya tetap berpuasa.

Penderita Diabetes Harus Waspada Ketika Hendak Berpuasa

Diabetes, merupakan salah satu penyakit yang sering diwaspadai jikalau penderitanya tetap ingin berpuasa. Pasalnya, pola makan yang buruk serta nutrisi yang buruk bisa memperparah penyakit diabetes yang didertita. Terlebih saat badan lemas dan tak bertenaga, membuat penyakit diabetes semakin tak nyaman dirasakan.

Namun tak perlu khawatir, dengan kiat-kiat tertentu penderita diabetes tetap dapat aman dan lancar berpuasa, dengan pola makan sahur dan  buka yang baik tentunya. Makanan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan agar kadar gula dalam darah penderita diabetes tetap terkontrol. Pasalnya, banyak makanan saat puasa yang melenakan hingga membuat penderita diabetes lupa akan penyakitnya.

Ini Cara Efektif Aman Berpuasa Bagi Penderita Diabetes

Bagi Anda penderita diabetes yang tetap ingin melangsungkan puasa Ramadhan, beberapa cara ini bisa Anda lakukan dalam rangka tetap aman dan nyaman saat berpuasa.

Bapak Ibu

1.    Pastikan kadar gula dalam darah aman salama 3 bulan terakhir

Sebelum memutuskan untuk berpuasa, sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu bahwa kadar gula dalam darah berada di batas normal selama minimal 3 bulan terakhir. Pengecekan ke laboratorium merupakan langkah nyata yang bisa dilakukan untuk mengecek gua darah.

Anda pun bisa bertanya pada dokter dan ahli kesehatan terlebih dahulu mengenai keinginan Anda untuk tetap berpuasa di bulan ini. Dokter akan memeriksa kesehatan dan memberikan advice mengenai keinginan Anda berpuasa. Jika dokter membolehkan, sepertinya Anda tak perlu khawatir untuk tetap puasa.

2.    Hindari makanan manis saat buka dan sahur

no makanan manisDi saat semua orang biasa menyantap makanan manis pada saat buka puasa, Anda yang menderita diabetes justru tak diperbolehkan untuk menyantap makanan atau minuman manis, terutama yang mengandung pemanis buatan. Gula yang berlebihan dapat menaikkan kadar gula dalam darah yang berbahaya bagi penderita diabetes.

Untuk camilan saat buka dan sahur sebaiknya Anda memilih makaan bebas gul seperti buah-buahan, ubi, atau biji bunga matahari. Makanan-makanan tersebut justru mampu menetralkan kagar gula yang baik untu penderita diabetes.

3.    Hindari minuman bersoda

Saat puasa, biasanya banyak orang yang tergoda untuk minum yang segar-segar seperti soda dan lain sebagainya. Bagi Anda penderita diabetes sebaiknya hindari minuman bersoda dalam bentuk apapun, karena minuman soda banyak mengandung gula yang dapat menaikkan kadar gula dalam darah.

4.    Sering mengecek kadar gula

Anda perlu lebih sering mengecek kadar gula dalam darah selama berpuasa. Hal ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang terjadi selama Anda berpuasa. Jika terlalu repot jika harus datang ke laboratorium, Anda pun bisa membeli alat khusus yang bisa digunakan untuk mengecek kadar gula. Saat ini alat tersebut sudah banyak tersedia di pasaran.

5.    Berbuka ketika terdapat gejala lemas, jantung berdebar, atau pingsan

Sebaiknya Anda segera membatalkan puasa ketika terjadi tanda bahaya seperti lemas, letih, jantung bedebar, atau pingsan. Memaksakan diri untuk tetap berpuasa dapat memperburuk keadaan.