Posted by in Gula

Madu Vs Diabetes: Apakah Madu benar benar aman dikonsumsi?

Madu telah sejak ratusan tahun yang lalu digunakan dalam pengobatan. Hal ini terkait dengan manfaatnya yang sangat besar terhadap kesehatan. Bahkan salah satu khasiat madu juga termasuk mengatasi berbagai macam penyakit. Bagaimana dengan khasiat madu untuk diabetes? Apakah madu juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes? Bukankah kandungan gula dalam madu justru dapat meningkatkan kadar gula darah?

Terkait dengan kandungan gula dalam madu, perlu diketahui  bahwa kandungan gula dalam madu murni dan madu buatan berbeda. Kandungan gula dalam madu murni berdasarkan hasil penelitian Waili yang juga telah dibukukan ke dalam The Journal of Medical Food pada tahun 2004, tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang drastis. Lain halnya dengan madu buatan yang justru dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cukup drastis. Hal ini karena kandungan gula dalam madu buatan selain berasal dari madu itu sendiri juga berasal dari tambahan gula atau pemanis buatan.

Karena alasan tersebut maka madu buatan lebih cenderung menyebabkan lonjakan kadar gula darah dibanding madu murni. Namun sayangnya perbedaan ini seringkali kurang begitu dipahami sehingga masyarakat, khususnya penderita diabetes cenderung menghindari konsumsi madu karena takut kadar gula darahnya meningkat.

Madu Murni Ternyata Tidak Menyebabkan Peningkatan Kadar Gula DarahSementara itu, jenis madu yang banyak beredar di pasaran adalah madu buatan yang kandungan gulanya selain berasal dari madu itu sendiri juga berasal dari gula. Karenanya akan sulit sekali untuk membedakan antara madu murni dengan madu buatan. Karena itulah demi menjaga kestabilan kadar gula darah penderita, konsumsi madu seringkali tidak dianjurkan.

Berdasarkan Kandungannya Madu Justru Tidak Menyebabkan Peningkatan Kadar Gula Darah

Madu mengandung peptida dan hidrat arang kompleks yang justru tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Hidrat arang atau karbohidrat kompleks nantinya memang akan dicerna menjadi gula. Namun agar bisa diubah menjadi gula, karbohidrat kompleks harus melalui proses pencernaan yang cukup lama sehingga pelepasan gula ke dalam aliran darah dapat diperlambat. Inilah alasan mengapa karbohidrat kompleks tidak akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah dibanding karbohidrat sederhana.


Sapaan:
Nama Panggilan:
Email:

Penderita Diabetes Harus Selalu Menjaga Kestabilan Kadar Gula Darahnya

Terkait dengan konsumsi makanan dan minuman manis, penderita diabetes bukan berarti tidak boleh mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut. Namun penderita diabetes dianjurkan untuk mengurangi konsumsinya. Hal ini sangat erat sekali hubungannya dengan kadar gula darah penderita yang harus selalu dijaga kestabilannya. Dengan menjaga kestabilan kadar gula darah maka lonjakan kadar gula darah dapat dicegah. Hal ini tentunya juga dapat mencegah munculnya komplikasi diabetes mengingat peningkataan kadar gula darah justru akan mempercepat munculnya komplikasi diabetes tersebut.

Perlu diingat juga bahwa komplikasi diabetes dapat muncul kapan saja. Oleh karenanya, pengendalian kadar gula darah perlu dilakukan oleh penderita diimbangi dengan perubahan gaya hidup, pengendalian berat badan dan olahraga teratur sehingga hasilnya pun akan semakin maksimal terhadap pencegahan komplikasi.  

Makanan Obat Lain yang Terbukti Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah

Madu Termasuk Salah Satu Makanan Obat

Madu Termasuk Salah Satu Makanan Obat

Seperti yang telah dijelaskan di awal tadi bahwa madu termasuk salah satu makanan obat. Ini artinya madu dapat berfungsi sebagai obat guna mengatasi berbagai penyakit. Selain madu, ternyata buah mengkudu juga termasuk salah satu makanan obat yang juga bermanfaat bagi kesehatan dalam hal mengatasi berbagai macam penyakit.

Buah mengkudu memiliki nama yang berbeda-beda sesuai tempat asalnya termasuk juga di Tahiti. Di Tahiti, buah mengkudu lebih akrab dengan sebutan buah Noni. Buah Noni sendiri telah sejak ratusan yang lalu digunakan oleh masyarakat setempat untuk membantu menurunkan kadar gula darah mereka. Bahkan akibat khasiatnya ini, buah Noni juga digunakan oleh bangsawan Eropa jaman dulu guna menjaga kestabilan kadar gula darah mereka.

Beberapa tahun belakangan ini telah dilakukan penelitian ulang terhadap khasiat buah Noni yang juga melibatkan sejumlah ahli medis dalam penelitian tersebut. Hasilnya selain memang terbukti dapat menjaga kestabilan kadar gula darah, buah Noni dari Tahiti ini juga mengandung zat Iridoid dan ratusan senyawa lain yang manfaatnya sangat besar bagi kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa kandungan zat Iridoid dan senyawa lain dalam buah Noni mampu meningkatkan kekebalan tubuh, merangsang regenerasi sel dan jaringan yang telah rusak, meningkatkan sensitifitas sel terhadap insulin, mengoptimalkan kerja pankreas dan meningkatkan stamina tubuh. Dengan ditemukannya manfaat buah Noni inilah kemudian Tahitian Noni dapat hadir sebagai solusi terbaik bagi semua masalah kesehatan anda, khususnya diabetes.

Mengingat produk lain yang berbahan dasar sama juga banyak beredar, anda juga perlu tahu bahwa hanya Tahitian Noni lah yang telah secara resmi penggunaannya dianjurkan oleh Uni Eropa dan WHO. Bahkan guna mendampingi obat dokter, Tahitian Noni juga telah dianjurkan penggunaannya oleh dokter-dokter di seluruh dunia karenanya selalu percayakan penanganan masalah kesehatan keluarga anda pada Tahitian Noni Juice.

KLIK DI SINI untuk mencabut akar penyebab kencing manis Anda

   
  1. sebenarnya sangat tertarik sekali dengan tahition noni tapi belinya di mana ya dengan secara gampang barang bisa di beli dengan mudah.sunguh benar benar ingin cepat membeli

    • Halo. Apa kabar?
      Untuk membeli Tahitian Noni Juice, Anda dapat menginfokan nama, alamat dan pemesanan Anda melalui web ini atau melalui sms/tlp di no:
      XL ===> 081808894672;
      IM3 ===> 085755443423; atau
      Telkomsel ===> 082335575800
      Kami akan segera follow up pemesanan Anda dan akan infokan detail pembayarannya pada Anda.

      Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.
      Terima kasih.

Silahkan Tulis Komentar/Pertanyaan Anda tentang Artikel ini

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>