Banyak orang menganggap bahwa suntik insulin dan obat diabetes dari dokter merupakan cara ampuh untuk menjaga ke-stabilan gula darah penderita diabetes. Apakah ini memang benar ? Artikel ini akan menjelaskan lebih detail kepada Anda.

Fakta yang Jarang Diberitahukan Kepada Pasien

Suplai Insulin Buatan Cenderung Identik Dengan Penderita Diabetes Tipe 1Jika obat dokter dan suntikan insulin bisa membuat gula darah penderita diabetes menjadi stabil dan normal, maka tidak akan ada penderita diabetes yang mengalami komplikasi. Jika kadar gula darahnya bisa stabil dan normal, maka pasien akan punya badan yang sehat seperti layaknya orang normal. Faktanya, kita sering mendengar bahwa banyak terjadi kasus komplikasi, seperti stroke, ginjal, jantung, dan gangguan pada mata. selain itu pasien juga merasa lemas. Apa sebenarnya fenomena yang terjadi? Obat dokter, insulin dan perawatan medis berperan hanya sebatas menjaga gula darah pasien agar bisa turun. Masalahnya, turunnya seringkali terlalu jauh sehingga pasien merasa lemas, dan tidak bertenaga. Jika pasien lemas, tentunya mereka tidak bisa beraktifitas dengan baik. Inilah yang justru sering kali membuat pasien merasa putus asa dan terpuruk. Saya tidak mengatakan bahwa obat dokter itu kurang bagus. Tetapi pengobatan medis untuk diabetes saat ini, memang masih belum mampu menjaga ke-stabilan gula darah seperti halnya pada orang normal.

Apa Bedanya Gula Darah Orang Normal dan Penderita Diabetes yang Dirawat dengan Suntik Insulin / Obat Dokter?

Berikut ini saya tunjukkan gambaran naik turunnya gula darah penderita diabetes. Dari grafik ini, Anda bisa melihat bahwa naik turunnya gula darah pasien yang disuntik insulin masih SANGAT BERBEDA dengan orang normal.  Ini artinya, insulin buatan memang tidak bisa menggantikan peranan insulin alami dengan sempurna. Grafik ini diambil dari website Lawrence Livermore National Laboratory (salah satu web penelitian yang sangat terpercaya di USA).

Apa Maksud Grafik Tersebut?

Grafik di atas menunjukkan naik turunnya gula darah pada penderita diabetes yang diberi insulin, dan pada orang normal (tanpa mengkonsumsi obat apapun). Garis naik turun warna hitam menunjukkan naik turunnya gula darah pasien diabetes, sedangkan garis warna ungu menunjukkan naik turunnya gula darah pada orang normal. Keduanya memang naik turun seiring waktu, tapi pada orang normal, lonjakan naik turunnya gula darah tidak drastis seperti pada penderita diabetes. Kotak putih adalah waktu dimana keduanya makan, sedangkan bulatan merah menunjukkan saat dimana penderita diabetes disuntik insulin. Anda bisa lihat bagaimana reaksi gula darah pada pasien saat makan dan disuntik insulin. Memang gula darah akan turun saat penderita diabetes diberi insulin/obat medis, tapi tetap saja ada lonjakan drastis naik turunnya gula darah yang bisa sangat berbahaya. Ini sebabnya seringkali penderita diabetes menjadi sangat lemas dan tidak bisa beraktifitas normal (saat gula darah mereka sangat rendah). Gula darah yang terlalu tinggi dan terlalu rendah bisa sangat berbahaya bagi manusia. Itulah sebabnya kita sebaiknya punya gula darah yang normal dan stabil.

Bagaimana Caranya agar Penderita Diabetes Bisa Memiliki Gula Darah yang Normal dan Stabil?

Caranya adalah dengan: - Mengembalikan fungsi pankreas agar dapat menghasilkan insulin kembali - Menstabilkan sistem hormonal dalam tubuh agar insulin dapat kembali bekerja dengan normal Jika kedua hal tersebut bisa dicapai, maka grafik gula darah penderita diabetes akan menjadi normal seperti pada orang sehat pada umumnya. Ini artinya orang tersebut telah sembuh dari diabetes melitus. Tahitian Noni menjawab kebutuhan tersebut. Dengan mengkonsumsi obat untuk penyakit diabetes Tahitian Noni, maka pankreas dapat kembali berfungsi normal, dan insulin dapat bekerja secara normal kembali. Tidak seperti obat herbal lainnya, Tahitian Noni sudah terbukti secara klinis khasiat dan peranannya.

Klik Di Sini Untuk Mengalahkan Kencing Manis Anda