Posted by in Info

Solusi Terbaru Untuk Penyakit Diabetes Dan Pengobatannya

Sebelum anda mendapatkan informasi spektakuler mengenai terobosan terbaru dalam hal pengobatan penyakit kencing manis, ada baiknya jika anda mengetahui lebih lanjut tentang penyakit gula darah ini. Penyakit diabetes merupakan penyakit gangguan metabolisme gula yang mengakibatkan peningkatan kadar gula darah. Kadar gula darah yang meningkat umumnya baru diketahui setelah melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Namun biasanya pemeriksaan kadar gula darah terlambat dilakukan akibat kurangnya pemahaman akan penyakit diabetes, khususnya yang menyangkut gejala diabetes.

Gejala Diabetes

Penyakit kencing manis umumnya menunjukkan beberapa gejala awal seperti berikut ini.

  • Poliuri

Sering Buang Air Kecil Dengan Gejala Diabetes MelitusPoliuri atau sering buang air kecil merupakan salah satu gejala awal diabetes yang paling umum. Hal ini mengingat kelebihan gula dalam darah akan distabilkan oleh tubuh dengan jalan membuang kelebihan gula tersebut melalui urin. Hal ini sebenarnya justru akan menimbulkan disfungsi ginjal karena gula yang ikut bersama urin akan menghambat pembuluh darah halus ginjal.

Mungkin anda bertanya mengapa kelebihan gula dalam darah akan memicu poliuri. Perlu diketahui bahwa guna mengurangi kepekatan urin yang akan dikeluarkan, tubuh akan menarik lebih banyak cairan tubuh yang dimiliki. Hal inilah yang nanti akan memicu poliuri. Selain itu, poliuri yang terjadi juga berkaitan dengan nilai batas ambang ginjal, yaitu yang hanya mampu menahan kelebihan kadar gula darah sampai 180 mg/dL. Lebih dari itu, ginjal tidak  akan mampu lagi menahan kelebihan gula dalam darah dan akhirnya gula pun ikut terbuang bersama dengan urin.

  • Polifagi

Polifagi atau banyak makan adalah akibat dari seringnya penderita buang air kecil. Perlu diingat bahwa pada orang normal, glukosa yang diperoleh dari makanan akan dicerna menjadi energi dan cadangan bagi tubuh dengan bantuan insulin. Hal ini tentunya tidak terjadi pada penderita diabetes akibat kurangnya produksi insulin dan/atau kurangnya sensitifitas sel terhadap insulin yang ada sehingga glukosa tidak dapat dimanfaatkan menjadi energi dan cadangan makanan.

Bapak Ibu

Akibatnya glukosa tetap berada dalam aliran darah yang menyebabkan kadar gula darah meningkat. Akibat kelebihan gula darah yang tidak diimbangi dengan produksi insulin yang cukup serta sensitifitas sel terhadap insulin yang cukup baik maka tubuh pun terpaksa membuang kelebihan gula tersebut melalui urin sehingga nantinya tubuh akan kehilangan banyak nutrisi penting yang dapat diperolehnya jika ada produksi insulin yang cukup serta sensitifitas sel terhadap insulin yang cukup. Inilah yang memicu timbulnya rasa lapar pada penderita yang nantinya cenderung memaksa penderita untuk makan dalam jumlah yang banyak.

  • Polidipsi

Konsumsi Makanan / Minuman Instan Ternyata Dapat Mempertinggi Resiko DiabetesPolidipsi atau banyak minum merupakan akibat dari banyaknya cairan tubuh yang ikut terbuang bersama dengan urin. Hal ini dilakukan tubuh guna mengurangi kepekatan urin yang akan dikeluarkan mengingat banyaknya gula yang terkandung di dalam urin. Akibat banyaknya cairan yang terbuang inilah kemudian penderita jadi sering merasa haus sehingga menuntutnya untuk sering minum. Selain itu, penderita juga akan merasa tubuhnya lemas akibat banyaknya cairan tubuh yang terbuang melalui urin.

Penyebab Diabetes

Terkait penyebab penyakit gula darah, sebagian besar orang cenderung menganggap bahwa kadar gula darah yang meningkat merupakan penyebab penyakit diabetes. Benarkah anggapan tersebut? Anggapan ini tidak sepenuhnya salah meskipun sebenarnya perlu diluruskan. Hal ini mengingat kadar gula darah yang meningkat merupakan faktor pemicu bukan faktor penyebab utama. Meningkatnya kadar gula darah juga dapat dianggap sebagai faktor gejala yang dapat dilihat melalui pemeriksaan kadar gula darah sehingga kadar gula darah yang meningkat bukanlah penyebab diabetes.

Penyebab utama kencing manis adalah karena adanya kerusakan pada sel beta pankreas dan resistensi sel terhadap insulin. Sebenarnya masih terdapat beberapa penyebab lainnya. Namun kedua penyebab tersebut yang paling sering dijumpai pada penderita. Hal ini juga yang nantinya menentukan pengobatan diabetes mellitus yang mana yang akan diberikan pada penderita.

Khusus untuk penderita diabetes tipe 1 yang sel beta pankreasnya mengalami kerusakan, maka guna mengobati diabetes yang diderita akan diberikan suplai insulin buatan dari luar tubuh melalui suntikan. Sementara itu, obat penurun kadar gula darah akan diberikan pada penderita diabetes tipe 2 yang sedang mengalami penurunan sensitifitas sel terhadap insulin yang ada.

Kedua metode pengobatan penyakit diabetes tersebut memang menunjukkan hasil yang positif, yaitu menurunnya kadar gula darah. Namun perlu diingat bahwa kedua metode penyembuhan diabetes melitus tersebut belum mampu mengatasi diabetes secara menyeluruh. Hal ini terkait dengan ketidakmampuan pengobatan diabet tersebut dalam hal menuntaskan akar permasalahan diabetes.

Klik DI SINI untuk mencabut akar penyebab kencing manis Anda Sekarang

Terobosan Terbaru dalam Hal Pengobatan Diabetes

Pengobatan Medis Belum Berhasil Menyentuh Akar Penyebab Kencing ManisSeperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya bahwa pengobatan medis yang diberikan pada penderita memang berdampak positif terhadap kadar gula darahnya. Artinya kadar gula darah penderita dapat kembali mendekati normal. Namun apakah kadar gula yang sudah mendekati normal tersebut berarti bahwa diabetes yang diderita sudah teratasi dengan baik? Ternyata pengobatan penyakit diabetes melitus yang diberikan pada penderita hanya mampu menjaga kestabilan kadar gula darah penderita dan belum sampai mengatasi akar penyebabnya. Ibarat orang menyelam, ia hanya menyelam di permukaan air saja, tidak sampai ke dasar lautnya.

Dengan begitu, pengobatan medis belum mampu mengatasi diabetes secara menyeluruh sampai ke akar penyebabnya. Bagaimana dengan pengobatan herbal yang seringkali dipandang sebelah mata? Terkait dengan hal ini wajar saja jika pengobatan herbal belum mendapat kepercayaan sepenuhnya dari masyarakat terkait dengan khasiat yang diberikan. Hal ini karena khasiatnya belum secara klinis teruji sehingga dokter pun seringkali tidak menganjurkan penggunaan obat herbal sebagai pendamping obat dokter.

Lain halnya dengan obat herbal yang sering anda temui di apotek maupun di toko obat herbal, Tahitian Noni sangatlah berbeda. Hal ini karena obat herbal yang satu ini telah melalui proses penelitian yang rumit guna membuktikan khasiatnya.

Secara umum memang telah diketahui khasiat buah mengkudu (Noni) bagi kesehatan. Namun tidak semua mengkudu khasiatnya sama. Hanya mengkudu jenis terbaiklah yang dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan dan Tahitian Noni Juice menggunakan mengkudu jenis terbaik ini sebagai komposisinya. Karenanya jika anda menemukan produk dengan bahan dasar mengkudu, anda harus cermat dan teliti karena hanya Tahitian Noni lah yang mendapatkan persetujuan secara resmi dari Uni Eropa dan WHO terkait penggunaannya sebagai pendamping obat dokter untuk mengatasi diabetes melitus.

KLIK DI SINI untuk mengalahkan kencing manis Anda Sekarang

   
  1. Setiyono says:

    jam 05.00 saya makan jam 06.30 saya mimun susu kopi, jam 08.00 saya tes gula darah 340, apakah saya memderita penyakit diabet

    • Hallo,
      Apa kabar?

      Normal kadar gula acak adalah 70 – 125. Anda termasuk penderita diabetes.
      Kalau boleh kami sarankan Anda untuk menjaga pola hidup sehat dan berolahraga secara rutin.
      Dan Anda tidak perlu sedih. Diabetes dapat disembuhkan dengan melakukan terapi dengan Tahitian Noni.

      Untuk informasi lebih detail tentang Tahitian Noni Juice, Anda dapat melihat di:

      ==> http://www.obatdiabetesmelitus.net/

      atau telepon / sms kami di:
      XL ===> 081808894672;
      IM3 ===> 085755443423; atau
      Telkomsel ===> 082335575800

      Kami siap membantu Anda.
      Terima kasih.

Silahkan Tulis Komentar/Pertanyaan Anda tentang Artikel ini

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>