Penyakit diabetes merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan kadar gula darah. Hal ini mengingat penderita diabetes memiliki kadar gula darah dalam darah yang tinggi, yaitu lebih besar dari 200 mg/dL. Kadar gula darah normal seharusnya berada pada rentang 100 mg/dL – 200 mg/dL. Kadar normal gula darah akan sangat mudah sekali dicapai ketika belum menderita diabetes. Hal ini terkait dengan proses metabolisme glukosa di dalam tubuh yang masih dapat berjalan sebagaimana mestinya. Tercapainya kadar gula darah yang normal pada non penderita diabetes juga terkait dengan tersedianya suplai insulin dan juga sensitifitas sel terhadap insulin yang cukup baik sehingga kadar gula darah tetap stabil. Perlu diingat bahwa untuk mendapatkan kadar gula darah yang normal diperlukan produksi insulin yang cukup. Produksi insulin yang cukup ini nantinya secara otomatis berhubungan dengan fungsi sel beta pankreas. Pengaruh Suntik Insulin terhadap Penderita DiabetesSel beta pankreas merupakan kelenjar penghasil utama hormon insulin di dalam tubuh. Karenanya sel beta pankreas memegang peranan yang sangat penting dalam proses metabolisme gula sehingga nantinya diperoleh kadar gula darah yang normal.

Bagaimana Dengan Resistensi Sel Terhadap Insulin?

Resistensi sel terhadap insulin yang ada merupakan salah satu penyebab diabetes yang paling umum selain kerusakan pada sel beta pankreas. Resistensi umumnya terjadi akibat penimbunan lemak di dalam tubuh sehingga nantinya permukaan sel tertutup oleh lemak tersebut. Akibat tertutupnya permukaan sel oleh lemak, maka akan dapat menyebabkan terhambatnya proses penyerapan gula ke dalam sel sehingga menyebabkan gula tetap berada dalam darah. Ketika terjadi resistensi sel terhadap insulin, kadar gula darah normal akan sulit sekali dicapai. Hal ini mengingat terhambatnya proses metabolisme glukosa di dalam tubuh akibat resisntesi tersebut. Sementara itu, glukosa terus menerus dihasilkan akibat asupan makanan yang diterima oleh tubuh. Dengan adanya resistensi sel terhadap insulin, maka upaya tubuh menstabilkan kembali kadar gula darah yang meningkat setelah masuknya makanan menjadi sia-sia. Hal ini mengingat glukosa yang dihasilkan dari makanan tidak dapat diserap masuk oleh sel dan dimanfaatkan sebagai bahan baku energi dan cadangan makanan.

Mengapa Sulit Sekali Mendapatkan Kadar Gula Darah Normal Ketika Menderita Diabetes?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penderita diabetes akan sulit sekali mendapatkan kadar gula darah yang stabil. Alasannya adalah karena tidak adanya suplai insulin yang cukup dari dalam tubuh. Perlu diingat bahwa untuk menstabilkan kadar gula darah yang meningkat, tubuh memerlukan sekresi insulin yang cukup. Insulin bertugas sebagai pembuka gerbang sel sehingga nantinya gula dapat menembus membran sel. Ketika tidak ada suplai insulin yang cukup dari dalam tubuh akibat rusaknya sel beta pankreas, maka gula akan menemui kesulitan ketika berusaha menembus sel sehingga nantinya gula justru tetap berada dalam aliran darah akibat tidak terserap oleh sel. Selain akibat tidak tersedianya suplai insulin yang cukup dari dalam tubuh, resistensi sel terhadap insulin yang ada juga berpengaruh terhadap kestabilan kadar gula darah. Dalam hal ini, tubuh masih mampu menyediakan insulin dalam jumlah yang cukup. Dengan kata lain, sel beta pankreas masih berfungsi dengan baik. Namun sayangnya akibat resistensi sel, insulin yang diproduksi sel beta pankreas tidak dapat berfungsi dengan baik dalam hal membantu proses metabolisme gula sehingga kadar gula darah meningkat dengan sangat drastis.

Bagaimana Cara Agar Kadar Gula Darah Tetap Stabil?

Pengendalian Berat Tubuh Guna Mendapat Kadar Gula NormalMengingat kadar gula darah yang meningkat dapat meningkatkan resiko komplikasi diabetes, maka perlu dilakukan suatu upaya guna mempertahankan kadar gula darah agar selalu mendekati normal. Salah satu cara efektif guna mendapatkan kembali kadar gula darah normal adalah dengan melakukan pengendalian terhadap berat tubuh. Terkait dengan upaya pengendalian terhadap berat tubuh ini, perlu diingat bahwa salah satu penyebab resistensi sel terhadap insulin adalah adanya penimbunan lemak di dalam tubuh. Dengan pengendalian berat tubuh, nantinya penimbunan lemak akan dapat dikurangi secara bertahap sehingga sensitifitas sel terhadap insulin pun dapat ditingkatkan kembali. Selain pengendalian terhadap berat tubuh, olahraga juga terbukti efektif dalam hal membantu menstabilkan kadar gula darah. Hal ini juga berkaitan dengan fungsi olahraga yang lain, yaitu mengurangi penimbunan lemak di dalam tubuh. Dengan begitu, olahraga secara teratur dapat memberikan manfaat ganda bagi anda. Namun perlu diingat untuk tidak memilih olahraga yang terlalu berat dan menguras tenaga anda karena hasilnya pun tidak akan baik bagi anda. Cukup pilih saja olahraga yang sesuai dengan kemampuan anda dan lakukanlah secara teratur. Dengan begitu upaya mendapatkan kembali kadar gula darah yang normal dapat segera terwujud.

KLIK DI SINI agar gula darah Anda tetap stabil