Siapa bilang penderita diabetes tidak boleh makan makanan lezat? Kenyataannya, mereka bisa makan enak, asalkan bisa memilih mana makanan lezat yang relatif aman untuk mereka. Jangan sampai Anda melewatkan makanan-makanan lezat ini. Dalam artikel ini, kami akan menghadirkan 10 makanan yang bukan hanya lezat tetapi juga sangat baik untuk penderita diabetes. Tentunya porsi tetap harus diperhatikan ya. Porsi yang berlebihan, tetap akan berdampak kurang baik bagi kesehatan. Tanpa panjang lebar lagi, inilah daftar 10 makanan lezat yang sangat baik untuk penderita diabetes:

Selai Kacang

Selai kacang bukan hanya nikmat, tetapi ternyata juga kaya serat. Kandungan seratnya inilah yang sangat bermanfaat bagi penderita diabetes guna menjaga kestabilan gula darahnya. Bahkan kandungan serat dalam selai kacang dapat membantu mengurangi resiko diabetes pada non-diabetesi setelah dilakukan beberapa kali penelitian. Meski demikian, konsumsi selai kacang juga hendaknya tetap dilakukan dalam batas wajar atau tidak berlebihan mengingat ia juga mengandung kalori yang cukup tinggi. Sebaiknya Anda memilih selai kacang yang tanpa gula sehingga manfaat yang diperoleh benar-benar dapat dirasakan, khususnya dalam hal menjaga kestabilan gula darah. Jika Anda memilih selai kacang yang mengandung gula, maka efek gula-nya tetap tidak baik untuk penderita diabetes. Jadi selai kacang yang kami sarankan adalah selai kacang tanpa gula.

Coklat Hitam

Anda penyuka coklat? Jangan khawatir, coklat ternyata juga baik dikonsumsi untuk Cara Menanggulangi Diabetes. Hal ini karena kandungan flavonoidnya yang cukup tinggi. Flavonoid sendiri merupakan sejenis antioksidan yang dapat membantu menyeimbangkan kadar kolesterol jahat dan kolesterol baik di dalam tubuh sehingga nantinya dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Selain itu, flavonoid juga dapat membantu menstabilkan kembali tekanan darah. Meski demikian, akan lebih baik jika konsumsi coklat tetap dilakukan dalam batas yang wajar, serta hendaknya memilih dark coklat dengan kandungan gula yang rendah (low sugar atau sugar free). Coklat hitam/dark coklat yang masih mengandung kadar gula tinggi (misalnya dark chocolate silver queen, dll), sebaiknya dijauhi karena bisa menyebabkan lonjakan gula darah.

Salmon

Salmon bisa menjadi sumber protein bagi penderita diabetes yang bisa dibilang bebas lemak jahat. Selain itu, salmon juga dikenal kaya akan omega-3 yang dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung, mengurangi terjadinya peradangan, membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin. Ditambah lagi, salmon kaya akan vitamin D yang dapat menjaga kepadatan tulang dan gigi penderita.

Tuna

Sama halnya dengan salmon, tuna juga merupakan sumber protein yang bebas lemak. Meski demikian, tuna tetap memiliki kandungan lemak baik yang dikenal dengan nama omega-3. Lemak baik tersebut nantinya akan dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung pada penderita sekaligus meningkatkan sensitifitas sel terhadap insulin.

Kacang Polong

Kacang polong bisa menjadi salah satu pilihan menu camilan sehat bagi penderita diabetes. Hal ini karena kacang polong kaya akan serat. Serat selain dapat membantu menjaga ekstabilan gula darah penderita juga dapat membantu mengurangi kolesterol. Selain kandungan seratnya, kacang polong juga kaya akan kalsium. Mineral yang satu ini sangat penting peranannya bagi tubuh mengingat ia dapat membantu menurunkan berat badan. Karenanya bagi penderita diabetes yang kebetulan juga mengalami masalah dengan berat badan, maka penderita dapat mempertimbangkan untuk mengkonsumsi kacang polong.

Susu

Susu dan produk olahannya dikenal kaya akan kalsium dan vitamin D. Kedua nutrisi tersebut sangat baik peranannya bagi pertumbuhan dan kepadatan tulang. Selain itu, kandungan vitamin D ternyata juga berpengaruh mengurangi resiko diabetes pada perempuan. Mengenai hal ini, sebuah studi bahkan telah melakukan penelitian yang hasilnya menyebutkan bahwa perempuan yang lebih banyak mengasup vitamin D memiliki resiko diabetes yang berkurang sampai 33% dibandingkan dengan perempuan lain yang hanya sedikit mengasup vitamin D. Meski demikian, hendaknya perlu dipertimbangkan kembali mengenai jenis susu yang akan dikonsumsi. Sebaiknya Anda memilih susu yang rendah atau bebas lemak agar manfaatnya benar-benar dapat diperoleh. Sebaiknya Anda tidak menambahkan gula lagi ke dalam susu yang Anda minum.

Oats

Penderita diabetes seringkali kebingungan harus mengganti sumber karbohidratnya dengan makanan apa. Padahal ada banyak pilihan sumber karbohidrat yang lebih sehat yang bisa dikonsumsi. Salah satunya adalah oat. Oat selain mengandung karbohidrat, ternyata juga mengandung banyak serat yang dapat membantu menjaga kestabilan gula darah penderita. Terlebih oat juga sudah terbukti dapat membantu menjaga kesehatan jantung sehingga dengan rajin mengkonsumsinya, maka penderita dapat mengurangi resiko penyakit jantung.

Biji Rami

Biji rami dipercaya dapat membantu menjaga kestabilan gula darah penderita dan menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Hal ini karena kandungan alpha-linolenic acid (ALA) dan seratnya cukup tinggi. Sebuah studi bahkan telah menemukan hubungan antara peningkatan asupan alpha-linolenic acid (ALA) ke dalam tubuh dengan berkurangnya resiko penyakit jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Bawang Putih

Bawang putih dikenal kaya akan potassium. Kandungan potasiumnya yang tinggi tersebut tentunya akan sangat bermanfaat bagi tubuh dalam hal meningkatkan metabolism tubuh penderita. apalagi jika mengingat kadar potassium dalam tubuh akan sering terbuang melalui urin, maka asupan potassium dalam jumlah yang cukup tentunya akan sangat diperlukan guna mengganti potassium yang hilang tersebut. Selain kandungan potasiumnya, bawang putih juga mengandung zinc dan sulfur yang merupakan komponen insulin. Itu artinya konsumsi bawang putih nantinya akan dapat membantu menjaga kestabilan darah melalui asupan kedua mineral tersebut. karenanya jangan ragu untuk selalu menambahkan bawang putih dalam setiap masakan anda.

Kenari

Kacang kenari jika dikonsumsi secara rutin dengan takarn 1 ons, maka akan dapat menyumbang sekitar 2 gram serat dan 2,6 gram alpha-linolenic acid (ALA). Kandungan kedua nutrisi tersebut tentunya akan dapat membantu penderita dalam hal menjaga kestabilan gula darah. Namun pertimbangkan kembali mengenai porsi dan seberapa sering penderita mengkonsumsi kacang yang satu ini mengingat ia juga mengandung kalori. Dengan pengaturan porsi dan frekuensi makan yang tepat tentunya akan dapat membantu penderita mengoptimalkan manfaat yang diperoleh dari mengkonsumsi kenari tersebut. Selain berupaya mengkonsumsi makanan yang tepat, kestabilan gula darah juga dapat dijaga dengan cara melakukan perubahan gaya hidup lainnya, seperti berolahraga secara rutin, mengatur pola makan, dan menjaga berat badan.

Klik Di Sini untuk mengalahkan kencing manis Anda Sekarang