Obat dibetes, baik obat diabetes melitus tipe 2 maupun untuk tipe 1, merupakan bentuk penanggulangan penyakit diabetes yang paling sering diperoleh penderita. Penanggulangan penyakit diabetes tersebut memang terbukti efektif dalam hal menurunkan gula darah penderita. Namun terdapat beberapa hal yang seringkali justru mengurangi efektifitasnya dalam menurunkan gula darah. Beberapa hal tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

Tidak Mau Ganti Obat

Cara Menanggulangi DiabetesPengobatan medis memang merupakan salah satu cara menanggulangi penyakit diabetes. Biasanya, penderita nantinya akan diberikan obat jenis tertentu.  Namun bukan berarti bahwa antara penderita yang satu dengan yang lainnya pasti akan memperoleh jenis penanganan untuk diabetes melitus yang sama. penanganan nantinya akan disesuaikan dengan jenis penyakit yang diderita, apakah diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2. Selain itu, penanganan juga akan disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit yang diderita dan ada atau tidaknya komplikasi yang menyertai.

Cara menanggulangi diabetes yang seperti itulah yang nantinya diharapkan dapat semakin meningkatkan hasil pengobatan. Ketika hasilnya semakin optimal, maka kadar gula darah penderita dapat semakin terkendali. Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap pencegahan komplikasi diabetes. Salah satunya adalah ulkus diabetes mellitus. Karenanya penderita hendaknya tidak hanya bergantung pada satu jenis obat. Konsultasikanlah dengan dokter yang menangani mengenai perlu atau tidaknya untuk mengganti jenis obat yang digunakan.

Terlalu Khawatir Akan Efek Samping

Selain enggan mengganti jenis obat yang digunakan, sebagian dari penderita seringkali masih terlalu khawatir akan efek samping obat yang digunakan. Hal ini memang dapat dimaklumi. Namun hendaknya penderita menyadari bahwa efek samping akan selalu timbul setelah penggunaan obat. Meski demikian, frekuensinya dapat dikurangi dengan lebih memperhatikan dosisnya dan pantangan obat tersebut.

Self Medicine

Pada poin sebelumnya sudah sempat disinggung bahwa untuk mengurangi resiko munculnya efek samping, maka obat harus digunakan sesuai anjuran dokter. Hal inilah yang seringkali diabaikan oleh penderita. Sebagian dari penderita bahkan berani mengambil resiko dengan menggunakan obat tanpa resep dokter atau self medicine. Hal ini dapat membahayakan penderita sendiri, mengingat setiap obat memiliki efek samping yang berbeda. Terlebih lagi, dosis yang tidak tepat akan semakin meningkatkan resiko munculnya efek samping. Karenanya penderita diminta untuk tidak menggunakan obat tanpa petunjuk dokter.

Sementara itu, untuk mengurangi efek samping obat yang digunakan, penderita dapat mengatasinya dengan melakukan perubahan gaya hidup. Salah satunya dengan mengganti gula yang biasanya dipakai dengan gula alternatif seperti madu asli, mengingat ia lebih rendah kalori dibandingkan dengan gula pasir. Inilah sebabnya madu dan diabetes dianggap memiliki hubungan yang sangat erat.