Buah rambutan merupakan salah satu jenis buah tropis yang lebih sering dinikmati daging buahnya. Padahal kandungan nutrisi tidak hanya dapat diperoleh dari buahnya saja, tetapi juga dari bijinya. Bahkan kandungan nutrisi biji buah rambutan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu mengatasi diabetes. Cara mengatasi diabetes dengan biji rambutan ini tergolong unik, mengingat biji rambutan memang lebih sering dibuang begitu saja daripada dimanfaatkan untuk sesuatu hal. Bagaimana khasiatnya dalam hal mengatasi penyakit diabetes dan cara membuatnya? Berikut ini ulasannya seperti dilansir dari Tribunnews (31/01/2013).

Kandungan Nutrisi

Mengatasi DiabetesSebagai salah satu cara mengatasi diabetes, buah rambutan ternyata memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Menurut Rosihan Anwar, Sgz, pakar gizi dari Banjarmasin, kandungan nutrisi buah rambutan tersebut hampir sama dengan kandungan nutrisi buah jeruk dan apel yang sudah lebih dulu populer khasiatnya dalam hal membantu mengatasi diabetes, khususnya menurunkan gula darah. Kandungan nutrisi yang dimaksud adalah vitamin C, fosfor, zat besi, protein dan karbohidrat (hidrat arang). Protein yang diperoleh dari buah rambutan tersebut nantinya dapat berperan penting dalam hal mengurangi berat badan berlebih, yang merupakan salah satu faktor resiko diabetes melitus. Dengan berkurangnya berat badan berlebih, maka akan lebih mudah bagi seseorang untuk terhindar dari penyakit gula darah tersebut. Hal ini dapat dibuktikan dengan membandingkan hasil cek gula darah orang tersebut dengan orang lain yang memiliki berat badan berlebih. Hasilnya tentu akan berbeda, dimana seseorang dengan berat badan ideal, gula darahnya akan cenderung lebih stabil.

Bukti Riset

Kandungan nutrisi buah rambutan memang dapat menunjukkan seberapa besar peranannya sebagai obat alami kencing manis. Namun ternyata tidak hanya kandungan nutrisi yang berasal dari buahnya tersebut, yang kemudian membuatnya dianggap layak sebagai salah satu cara penanggulangan diabetes, tetapi juga karena kandungan ekstrak metanol dalam biji buahnya. Hal ini juga telah dibuktikan melalui sebuah penelitian. Menurut pakar gizi lainnya, Pram Pramono, ekstrak metanol yang diperoleh dari biji rambutan ternyata mengandung senyawa fenolik dan flavonoid. Asupan kedua senyawa tersebut nantinya dapat menghasilkan aktifitas hipoglikemik. Dampaknya akan sangat positif bagi penderita diabetes atau penderita gula darah tinggi.

Bagaimana Cara Membuatnya?

Ramuan obat diabetes alami yang dibuat dari biji rambutan ini mudah sekali dibuat. Penderita hanya perlu menyiapkan beberapa butir biji rambutan. Biji tersebut kemudian disangrai (digoreng tanpa minyak) sampai kandungan air dalam bijinya benar-benar hilang. Setelah itu, biji ditumbuk halus. Serbuk yang dihasilkan nantinya dapat diseduh dengan air hangat untuk diminum seperti halnya meminum teh atau kopi. Mudah bukan?