Kebanyakan orang hanya tahu pengertian penyakit diabetes, namun mereka tidak berusaha memahami lebih lanjut akan pengertian diabetes mellitus tersebut. Memang benar diabetes merupakan penyakit gangguan metabolisme karena tingginya kadar gula dalam darah. Namun pernahkah anda berpikir tentang komplikasi yang mungkin terjadi akibat diabetes? Atau bagaimana cara mencegah diabetes? Perlu anda ketahui bahwa diabetes dapat menyerang siapa saja meskipun umumnya penderita berumur diatas 30 tahun. Belum lagi adanya fakta yang menyebutkan bahwa faktor keturunan dapat mempertinggi resiko diabetes. Namun hal ini bukan berarti bahwa seseorang dengan riwayat keluarga penderita diabetes pasti akan terserang diabetes. Faktor keturunan memang tidak bisa dihindari, namun perubahan gaya hidup dapat diupayakan guna mengurangi resiko diabetes.

Mengapa Kadar Gula Dalam Darah Meningkat?

Sel Beta Pankreas Merupakan Kelenjar Penghasil Utama Insulin Bagi TubuhTelah disebutkan sebelumnya bahwa pengertian penyakit diabetes mellitus ialah penyakit gangguan metabolisme akibat tidak terkontrolnya kadar gula dalam darah. Kadar gula yang cukup sebenarnya sangat bermanfaat bagi tubuh yang nantinya akan diolah menjadi energi dengan bantuan insulin. Namun kadar gula yang terlampau tinggi dapat membahayakan tubuh. Kadar gula yang tinggi akan dinormalkan kembali oleh pankreas dengan memproduksi jumlah insulin yang cukup. Nantinya gula akan diubah menjadi energi dan sisanya digunakan sebagai cadangan makanan bagi tubuh. Namun pada suatu kondisi, pankreas tidak mampu lagi memproduksi jumlah insulin yang cukup akibat kadar gula darah yang terus menerus meningkat. Kadar gula dalam darah terus meningkat karena tubuh mengalami resistensi terhadap insulin sehingga insulin tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Gula yang dihasilkan dari makanan tidak dapat diserap oleh sel sehingga tubuh kelebihan gula. Faktor obesitas ternyata berpengaruh terhadap terjadinya penolakan insulin sehingga mengakibatkan lonjakan kadar gula dalam darah. Yang terjadi selanjutnya adalah gula tetap berada dalam aliran darah karena sel tidak mampu menyerapnya dengan baik. Untuk mengatasi lonjakan gula dalam darah tersebut, tubuh terpaksa mengeluarkannya bersama urin.

Tipe Diabetes

Menurut penyebab terjadinya, terdapat empat macam diabetes mellitus. Namun umumnya penyakit diabetes yang paling banyak diderita adalah diabetes tipe I dan tipe II. Tipe diabetes khusus yang penyebabnya belum secara pasti diketahui jarang terjadi. Sedangkan diabetes pada ibu hamil hanya terjadi selama masa hamil. Berikut penjelasan lebih rinci mengenai jenis-jenis diabetes.

- Diabetes Tipe I

Pada diabetes tipe I, sel beta pankreas yang merupakan penghasil insulin mengalami kerusakan. Akibatnya insulin tidak dapat diproduksi dalam jumlah yang cukup sehingga gula yang masuk ke dalam tubuh gagal dicerna menjadi energi maupun disimpan sebagai cadangan makanan. Hal ini menyebabkan gula tetap berada dalam aliran darah sehingga kadar gula dalam darah meningkat. Pemberian Insulin Buatan Hanya Akan Menyebabkan Ketergantungan pada Penderita DiabetesUntuk mengatasi kadar gula darah yang semakin meningkat, tubuh harus segera diberikan suplai insulin dari luar. Namun perlu diingat bahwa pemberian insulin tidak akan memberikan efek sembuh bagi penderita. Justru nantinya penderita akan sangat bergantung sekali pada pemberian insulin dari luar tersebut. Tentu saja efeknya tidak baik bagi tubuh. Karenanya diperlukan suatu metode penyembuhan yang dapat mengurangi ketergantungan penderita terhadap suplai insulin dari luar tubuh.

- Diabetes Tipe II

Berbeda dengan tipe diabetes sebelumnya, penderita diabetes tipe II awalnya hanya membutuhkan obat dokter untuk membantu menstabilkan kadar gula darahnya. Namun seperti halnya diabetes tipe I yang memerlukan pasokan insulin dari luar, obat dokter hanya akan memberikan efek sementara. Nantinya penderita justru akan bergantung pada pemberian obat tersebut. Karena pemberian obat hanya memberikan efek sementara dan bukan memberikan efek sembuh permanen bagi si penderita, maka nantinya juga akan terjadi kerusakan pankreas. Hal ini karena untuk menstabilkan kadar gula darah yang meningkat, pankreas dipaksa bekerja lebih keras agar dapat menghasilkan jumlah insulin yang cukup. Sementara itu, tubuh mengalami resistensi terhadap insulin sehingga berapapun jumlah insulin yang dihasilkan pankreas tidak akan dapat menstabilkan kadar gula darah yang meningkat.

Klik Di Sini untuk mengalahkan kencing manis Anda Sekarang

Inilah sebabnya mengapa obat dokter digunakan untuk menambah sensitifitas tubuh terhadap insulin yang ada. Namun sayangnya seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, obat dokter hanya memberikan efek sembuh sementara dan bukan merupakan solusi yang tepat bagi penderita untuk terbebas dari diabetes. Lalu apa solusi pengobatan yang tepat untuk mengatasi diabetes? Mengenai hal ini akan saya bahas secara tuntas pada artikel selanjutnya. Jika anda tertarik untuk mengetahui metode pengobatan alternatif kencing manis terbaru yang dapat secara efektif mengatasi kencing manis, anda bisa Klik Di Sini.