Pengobatan medis diabetes memang memperoleh tempat yang terhormat dalam hal menangani masalah kesehatan yang sifatnya darurat. Namun ketika sampai pada permasalahan yang berhubungan dengan pencegahan penyakit kronis, ia justru gagal melakukannya. Hal inilah yang terjadi pada kasus diabetes melitus, dimana pihak medis seringkali menganjurkan penderita untuk selalu mengontrol gula darahnya dan mengkonsumsi obat sesuai dengan dosisnya. Anjuran tersebut memang tampak menjanjikan kesembuhan bagi penderita. Namun pada akhirnya, ia hanya akan menjadi sebuah pesan yang lama-kelamaan terdengar membosankan. Pada saat itulah, ketika pengobatan medis gagal mengatasi akar penyebab penyakit yang diderita, maka pengobatan dengan obat herbal diabetes kemudian mulai dilakukan untuk mencegah penyakit bertambah parah. Berikut ini contoh obat tradisional diabetes yang dapat anda manfaatkan khasiatnya untuk membantu menurunkan gula darah.

Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba sebenarnya sudah terlalu sering dimanfaatkan sebagai bahan campuran minuman. Sayangnya pemanfaatannya sebagai obat herbal diabetes masih jarang dilakukan. padahal khasiatnya dalam hal membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh akan sangat bermenfaat bagi penderita diabetes. Secara khasiat, ginkgo biloba terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan bagian tubuh lainnya. Hal ini tentunya dapat mengurangi dampak negatif dari penyumbatan pembuluh darah yang seringkali dialami penderita diabetes akibat lonjakan gula darah yang terjadi. Selain itu, dengan meningkatnya aliran darah ke otak, maka penurunan volume otak yang dapat dialami penderita akan dapat dicegah dengan baik. Selain manfaat tersebut, ginkgo biloba bahkan mampu mencegah retinopati diabetes. Fakta ini diperoleh dari hasil penelitian pada tikus yang menderita diabetes, dimana ketika ia diberi injeksi ginkgo biloba, resikonya mengalami retinopati diabetika menjadi berkurang. Meski tingkat efektifitas pencegahan terhadap retinopati diabetes pada manusia belum diketahui, para ahli tetap yakin bahwa ginkgo biloba setidaknya dapat membantu mengurangi resiko yang ada. Agar memperoleh hasil pengobatan yang maksimal, maka disarankan untuk mengkonsumsi ekstrak ginkgo biloba sebanyak 40 sampai 80 miligram dengan frekuensi tiga kali sehari.

Daun Nopal

Daun nopal memang bukan merupakan herbal asli Indonesia. Ia tumbuh di Mexico, sehingga kemudian lebih akarb dikenal sebagai mexican herb. Berdasarkan penelitian, tanaman ini diketahui sangat berkhasiat dalam hal menurunkan gula darah dan menyeimbangkannya sekaligus membantu menyeimbangkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Dengan khasiatnya tersebut, maka daun nopal nantinya akan mampu mencegah efek negatif lonjakan gula darah yang dialami penderita. Lebih lanjut, ia akan dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler yang seringkali meningkat dua kali lipat pada penderita diabetes. Guna memperoleh khasiatnya tersebut, daun nopal biasanya dikonsumsi sebagai campuran salad. Ia juga seringkali dinikmati bersama dengan telur yang nantinya dapat menambah asupan serat, pectin, vitamin A dan C, vitamin K, folat, kalsium, magnesium, potasium dan fosfor.

Solusi untuk Gula Darah Kembali Stabil

Untuk mengatasi permasalahan diabetes sehingga nantinya kadar gula darah dapat kembali stabil, maka para ahli medis dunia menyarankan penderita untuk mengkonsumsi pengobatan alami penyakit kencing manis Tahitian Noni secara teratur. Kandungan bioaktif yang ditemukan dalam ekstrak buah Noni pilihan yang menjadi bahan utamanya terbukti secara klinis mampu memperbaiki fungsi tubuh yang sebelumnya mengalami gangguan.

KLIK DI SINI sekarang juga untuk mengalahkan kencing manis anda