Pernah mendengar tentang obat tradisional diabetes melitus ala barat? Jika belum maka informasi yang akan kami bagikan berikut ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk anda. Disini kami akan membahas mengenai 3 jenis obat diabetes tradisional yang biasa digunakan orang barat untuk menurunkan gula darah, bagaimana cara kerjanya dalam menurunkan gula darah pasien diabetes dan seberapa besar efektifitasnya. Untuk lebih jelasnya, pastikan anda mengikuti ulasan kami sampai akhir artikel nanti.

Bitter Melon

Bitter melon atau yang kita kenal dengan semangka pahit ternyata memiliki zat antidiabetes. Kandungan zat antidiabetesnya tersebut mampu merangsang produksi insulin, sehingga gula darah yang awalnya mengalami lonjakan menjadi berkurang. dengan kandungan zat antidiabetesnya tersebut, maka semangka pahit kemudian mulai diperhitungkan sebagai salah satu obat tradisional untuk diabetes.

Meski demikian, konsumsi semangka pahit sebagai obat tradisional diabetes mellitus akan sangat rentan memicu hipoglikemia pada pasien diabetes. Apalagi jika konsumsi semangka pahit dibarengi dengan penggunaan obat diabetes oral, maka resiko penderita untuk mengalami hipoglikemia akan semakin meningkat. Karenanya sebelum menggunakan salah satu obat tradisional untuk diabetes melitus ini, khususnya jika harus dikonsumsi bersamaan dengan obat diabetes, penderita hendaknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli medis yang menanganinya, sehingga resiko terjadinya hipoglikemia dapat dikurangi.

Bawang Merah dan Bawang Putih

Bawang merah dan bawang putih ternyata tidak hanya dianggap sebagai obat tradisional untuk penyakit diabetes di negeri sendiri, tetapi juga digunakan oleh orang barat untuk menurunkan gula darah. Hanya saja, di Indonesia keduanya digunakan secara terpisah sebagai pengobatan tradisional diabetes. Artinya keduanya tidak dikombinasikan penggunaannya antara bawang putih dengan bawang merah.

Sementara itu, orang barat lebih cenderung mengkombinasikan manfaat keduanya dalam hal menurunkan gula darah. Tujuannya adalah untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam hal menurunkan gula darah. Sebagai salah satu obat tradisional untuk penderita diabetes, bawang merah dan bawang putih mengandung allyl propyl disulfida (APDS) and diallyl disulfat oksida (allicin).

Bapak Ibu

Senyawa APDS berfungsi dalam hal meningkatkan produksi insulin, sedangkan senyawa allicin bekerja menurunkan gula darah dengan mencegah hati melepaskan glukosa dalam jumlah yang berlebihan. Kedua senyawa tersebut kemudian bersinergi menurunkan gula darah penderita sehingga dapat kembali mendekati stabil. Meski efektif dalam hal menurunkan gula darah, penderita hendaknya tetap mewaspadai resiko hipoglikemia, mengingat kedua senyawa tersebut belum mampu mengatasi permasalahan diabetes.

Bilberry

Bilberry sebenarnya tidak berfungsi langsung dalam hal menurunkan gula darah pasien diabetes. Namun karena ia mampu memberikan perlindungan terhadap kesehatan mata penderita sehingga penderita dapat terhindar retinopati diabetes, maka iapun juga digolongkan sebagai obat diabetes melitus tradisional. Dengan manfaatnya yang dapat memproteksi penderita dari bahaya retinopati diabetes yang dapat menyebabkan kebutaan permanen, maka konsumsi bilberry dapat dilakukan, agar resiko terhadap salah satu komplikasi diabetes tersebut dapat dikurangi.

Satu Solusi untuk Semua Permasalahan Diabetes

Penyakit diabetes tidak hanya akan menyebabkan terjadinya lonjakan darah, tetapi juga memicu munculnya berbagai bentuk komplikasi. Salah satu komplikasi yang paling fatal dampaknya bagi penderita adalah retinopati dan ulkus diabetes. Guna mengurangi resiko keduanya, maka penderita perlu menjaga kestabilan gula darahnya dengan Tahitian Noni, satu-satunya obat tradisional diabetes melitus yang terbukti secara klinis mampu mengupayakan tercapainya kestabilan gula darah.

Intinya, Tahitian Noni tidak hanya menurunkan gula darah, tetapi juga menjaga kestabilannya. Manfaat ini diperoleh karena jus buah Noni Tahiti tersebut mampu mengatasi semua permasalahan diabetes sampai tuntas, sehingga kadar gula darahpun dapat kembali stabil layaknya orang normal. Dengan begitu, komplikasi diabetes juga nantinya dapat dicegah dengan baik.

Klik Di Sini untuk terhindar dari komplikasi kencing manis