Penyakit diabetes merupakan penyakit yang sangat sulit untuk diatasi. Meski nantinya penderita telah menjalani pengobatan diabetes secara medis, kemungkinannya untuk dapat sembuh dari penyakit gula darah tersebut sangatlah kecil. Fakta inilah yang kemudian memotivasi para ahli untuk terus melakukan penelitian guna menemukan jenis pengobatan baru yang dapat benar-benar mengatasi permasalahan diabetes. Salah satu bentuk pengobatan yang sudah dikembangkan saat ini adalah operasi sedot lemak (weight-loss surgery). Seperti apa efektifitasnya? Simak saja uraian berikut ini.

Sekilas tentang Weight-Loss Surgery

Weight-loss surgery atau operasi sedot lemak akhir-akhir ini memang semakin populer. Operasi ini awalnya dilakukan untuk tujuan kecantikan. Jadi penyedotan lemak berlebih dari dalam tubuh nantinya dilakukan agar dapat memperoleh bentuk tubuh ideal. Namun kemudian penurunan berat badan yang terjadi mulai dihubungkan dengan penyakit diabetes, terutama diabetes tipe 2, mengingat salah satu cara untuk mengendalikannya adalah dengan menjaga berat badan tetap ideal.

Berdasarkan penelitian, penurunan berat badan yang dialami penderita diabetes tipe 2 dapat berpengaruh besar terhadap kestabilan gula darahnya. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penurunan gula darah yang cukup signifikan setelah penurunan berat badan terjadi. Sayangnya untuk mendapatkan berat badan ideal tidaklah selalu mudah, sehingga penderita seringkali harus menjalani diet rendah kalori yang cukup ekstrem. Karena terlalu ekstrem itulah kemudian diet seringkali gagal dilakukan. Karenanya operasi sedot lemak ini menjadi alternatif yang dapat digunakan agar berat badan berkurang.

Efektifitasnya

Jika berbicara mengenai efektifitas operasi sedot lemak dalam hal mengendalikan diabetes tipe 2, maka ia bisa dibilang cukup efektif. Setiap penurunan berat badan yang terjadi nantinya akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam hal menurunkan gula darah penderita yang sebelumnya meningkat cukup drastis. Bahkan para ahli juga menyatakan bahwa penurunan gula darah sebagai akibat dari penurunan berat badan penderita tersebut nantinya dapat mengurangi ketergantungan penderita terhadap obat diabetes.

Efek Samping

Meski terbukti cukup efektif dalam hal menurunkan gula darah penderita diabetes tipe 2, operasi sedot lemak ternyata masih menimbulkan efek samping. Efek samping yang dimaksud adalah ketergantungan. Efek ketergantungan ini timbul karena nantinya berat badan penderita dapat mengalami peningkatan, sehingga operasi sedot lemak perlu dilakukan kembali. Jika tidak, maka kendali terhadap gula darah akan dapat terganggu. dengan kata lain, kadar gula darah dapat kembali mengalami lonjakan yang cukup drastis.

Bapak Ibu

Solusi Tepat untuk Penderita

Jika melihat efek ketergantungan yang ditimbulkan pengobatan diabetes melitus yang dilakukan dengan cara operasi sedot lemak, maka dapat diketahui bahwa pengobatan tersebut masih belum mampu mengatasi akar penyebab penyakit. Dalam hal ini, operasi yang dilakukan hanya ditujukan untuk mengurangi kelebihan lemak di dalam tubuh yang ketika berkurang, lemak tersebut dapat kembali diperoleh penderita. Apalagi jika penderita mempunyai gaya hidup yang buruk. Karenanya diperlukan metode pengobatan kencing manis lain yang dapat mengatasi semua permasalahan diabetes yang ada.

Pengobatan yang dimaksud adalah dengan cara mengkonsumsi Tahitian Noni secara rutin. Kandungan bioaktifnya nantinya dapat berperan sebagai revitalizer dan adaptogen yang dapat menyeimbangkan kembali fungsi tubuh, sehingga permasalahan diabetes pun teratasi dengan baik.

Klik di sini untuk mengalahkan kencing manis anda