Penyembuhan diabetes secara medis ternyata dapat membantu mengembalikan ingatan pasien alzheimer. Fakta ini diperoleh melalui sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Kanada. Meski penelitian menggunakan tikus sebagai obyek penelitian, hasil penelitian yang bisa dibilang cukup fantastis tersebut tentunya akan sangat bermanfaat bagi pasien alzheimer atau orang yang beresiko mengalaminya. Lalu bagaimana dengan perawatan diabetes melitus? Berikut ini akan kami bagikan informasi selengkapnya khusus untuk anda.

Sekilas Tentang Penyakit Alzheimer dan Diabetes

Penyakit alzheimer merupakan penyakit yang menyerang sel-sel saraf yang kemudian memicu hilangnya memori (ingatan) dan menurunnya tingkat intelegensi seseorang. Penyakit ini bersifat progresif. Ia terus berkembang dan sampai saat ini belum ditemukan obatnya. Para ahli sendiri bahkan menyebutnya sebagai penyakit akut karena belumm berhasil menemukan cara untuk menyembuhkannya.

Dari penjelasan singkat mengenai penyakit alzheimer tersebut sebenarnya dapat diketahui bahwa ia memiliki kesamaan dengan penyakit diabetes, khususnya diabetes tipe 2. Keduanya sama sama penyakit progresif, sulit diatasi dan belum ditemukan obatnya. Yang membedakan keduanya hanyalah penyebabnya. Dalam hal ini, diabetes disebabkan oleh kerusakan yang dialami oleh sel beta pankreas sebagai penghasil insulin dan/atau menurunnya sensitifitas sel terhadap insulin yang ada. Keduanya kemudian memicu terjadinya lonjakan gula darah yang jika tidak segera diatasi, maka akan mempengaruhi fungsi organ lainnya.

Jenis Obat yang Digunakan

Seperti yang sudah disinggung di awal artikel tadi bahwa obat diabetes jenis tertentu terbukti dapat membantu mengembalikan ingatan pasien alzheimer. Dalam hal ini, sebuah penelitian yang hasilnya bahkan telah dipublikasikan dalam The Journal of Neuroscience pada tanggal 28 November 2012, telah dilakukan oleh beberapa peneliti asal Kanada dengan menggunakan obat untuk menyembuhkan diabetes berlabel AC253.

Obat yang sebenarnya diproduksi untuk perawatan diabetes tersebut terbukti dapat mencegah dampak negatif produksi protein amyloid. Protein tersebut ditemukan pada bagian memori dan kognitif otak penderita alzheimer. Protein inilah yang dicurigai sebagai pemicu hilangnya memori dan menurunnya tingkat intelegensi penderita alzheimer.

Bapak Ibu

Efektifitasnya

Jika dilihat dari efektifitasnya dalam hal mencegah dampak negatif produksi protein amyloid yang dapat memicu hilangnya memori dan menurunnya tingkat intelegensi penderita alzheimer, maka obat diabetes dengan merek dagang AC253 tersebut dapat dianggap efektif. Apalagi dalam penelitian yang dilakukan, peneliti berhasil membuktikan bahwa pemberian obat AC253 pada sel otak tikus dapat mengembalikan ingatannya. Meski demikian, terdapat kekurangan obat yang sebenarnya untuk penyembuhan diabetes tersebut. Obat ini ternyata tidak mampu melewati dengan mudah hambatan yang muncul dari darah menuju ke otak, sehingga pihak peneliti berharap produsen dapat membuat versi baru dari obat tersebut yang dapat melewati hambatan dengan mudah.

Sementara itu, efektifitas AC253 sebagai cara penyembuhan diabetes sendiri tidak pernah sedikitpun dibahas dalam penelitian tersebut. Ditambah lagi, obat ini sudah tidak dipasarkan, sehingga efektifitasnya dalam hal mengatasi diabetes perlu dipertanyakan. Namun penderita diabetes hendaknya tidak terlalu khawatir dengan penyakitnya karena kini telah hadir cara menyembuhkan diabetes yang benar-benar efektif dalam hal mengatasi akar penyebab penyakit gula darah yang diderita. Hadir dengan komposisi buah Noni terbaik, pengobatan kencing manis secara alami berlabel Tahitian Noni ini telah terbukti mampu mengembalikan fungsi organ tubuh yang sebelumnya mengalami gangguan, sehingga masalah diabetespun dapat teratasi dengan baik.

Klik di sini untuk mengalahkan kencing manis anda