Posted by in Pengobatan

Pro Kontra Penggunaan Madu sebagai Obat Herbal Diabetes Melitus

Secara umum, madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun penggunaan madu sebagai obat, khususnya obat herbal diabetes melitus seringkali menimbulkan pro kontra. Hal ini terjadi karena sebagian besar orang meyakini madu dapat memicu lonjakan gula darah pada penderita diabetes. Benarkah demikian? Untuk lebih jelasnya, anda bisa menyimak ulasan kami berikut ini yang akan membahas mengenai manfaat madu secara umum, kandungan gula dan nutrisi lainnya, serta khasiatnya dalam hal menurunkan gula darah.

Sekilas tentang Madu dan Manfaatnya

Madu Murni Ternyata Tidak Menyebabkan Peningkatan Kadar Gula DarahMadu asli (raw honey) memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah membantu menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Manfaat lainnya juga termasuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Keduanya merupakan pemicu penyakit jantung, stroke dan gangguan pembuluh darah, sehingga ketika kadarnya berkurang, resiko ketiga penyakit tersebut pun juga akan berkurang.

Sementara itu, manfaat madu bagi penderita diabetes sebenarnya dapat membantu menurunkan gula darahnya. Namun fakta ini terkendala dengan menjamurnya madu yang sudah diolah. Madu yang sudah diolah tersebut tentunya tidak akan sama dalam hal menurunkan gula darah. inilah alasan mengapa kemudian madu jarang sekali digunakan sebagai obat diabetes herbal.

Kandungan Nutrisinya

Madu asli mengandung fruktosa, glukosa, sukrosa dan peptida. Fruktosa, glukosa dan sukrosa merupakan gula (karbohidrat) sederhana yang dapat memicu lonjakan gula darah. hal ini tentunya akan berdampak negatif bagi penderita diabetes, mengingat mereka harus selalu menjaga kestabilan gula darahnya.

Kandungan gula sederhana dalam madu tersebut membuatnya sangat kaya akan karbohidrat dan kalori. Jumlah kalori dan karbohidratnya bahkan tidak berbeda jauh dengan gula pasir, meski madu kalorinya terbukti lebih tinggi. Satu sendok tek gula pasir hanya mengandung 15 kalori, sedangkan madu mencapai 21 kalori. Kalori yang tinggi tersebut tentunya akan dapat memicu lonjakan gula darah pada penderita diabetes. Apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Bapak Ibu

Sementara itu, kandungan peptida dalam madu ternyata dapat membantu proses pencernaan, mengingat ia memerlukan proses enzimatik untuk dapat diproses menjadi energi. dengan kata lain, peptida akan dicerna perlahan oleh tubuh, sehingga dapat mencegah pelepasan glukosa ke dalam aliran darah. Fakta inilah yang seringkali membuat orang tertarik untuk memanfaatkan madu sebagai obat herbal untuk diabetes, meski kadang mereka ragu mengenai dampak negatif kandungan gula madu terhadap kadar gula darah.

Mengapa Jarang Dianjurkan untuk Pengobatan Diabetes?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, madu sebenarnya dapat digunakan sebagai obat herbal diabet. Hal ini berdasarkan pada kandungan peptidanya yang mampu menghambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah. namun yang menjadi masalah adalah kandungan gula sederhananya yang dapat memicu lonjakan gula darah. apalagi jika melihat kandungan kalorinya juga cukup tinggi. Inilah yang kemudian membuat madu seringkali tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai obat herbal penyakit diabetes.

Selain fakta tersebut di atas, madu yang beredar di pasaran saat ini juga banyak yang sudah diolah. Madu olahan tersebut tentunya akan sangat berbeda dengan madu yang masih asli. Yang paling dikhawatirkan dari penggunaan madu olahan tersebut adalah kandungan gulanya yang bisa jadi meningkat dua kali lipat akibat tambahan pemanis. Dampaknya tentu akan sangat negatif jika dikonsumsi oleh penderita diabetes, baik sebagai pemanis maupun obat kencing manis herbal.

Solusi untuk Pasien Diabetes

Tahitian Noni merupakan solusi terbaik bagi penderita diabetes untuk menurunkan gula darahnya tanpa memicu hipoglikemia. khasiat ini diperoleh karena Tahitian Noni mampu menuntaskan permasalahan diabetes yang dialami penderita, sehingga gula darah hanya akan mengalami penurunan sampai pada batas gula darah normal. Setelah itu, gula darah akan kembali stabil diikuti dengan peningkatan kekebalan dan stamina tubuh penderita.

Klik di sini untuk mengalahkan kencing manis anda sekarang juga

   

Silahkan Tulis Komentar/Pertanyaan Anda tentang Artikel ini

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>