Sebelum mengetahui fakta terbaru tentang pengobatan diabetes melitus yang mujarab dapat membasmi diabetes secara tuntas, anda mungkin perlu mengetahui lebih lanjut tentang penyakit gula darah ini. Penyakit diabetes, yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah, merupakan penyakit yang rentan akan komplikasi dan sukar disembuhkan. Hal ini mengingat penyebab meningkatnya kadar gula darah adalah adanya kerusakan pada sel beta pankreas dan resistensi sel terhadap insulin. Terkait dengan penyebab penyakit kencing manis, sebenarnya masih ada beberapa penyebab lainnya. Namun umumnya kedua penyebab tersebut yang paling banyak ditemui.

Mengingat penyakit diabetes umumnya sukar disembuhkan, lalu bagaimana dengan pengobatan medis yang ada saat ini? Perlu diketahui bahwa obat anti diabetes yang diberikan dokter  sebenarnya hanya berfungsi membantu menstabilkan kadar gula darah dan efek dari obat sakit diabetes yang diberikan pun hanya sementara. Dengan kata lain, obat deabetes yang diberikan tidak mampu menyelesaikan akar permasalahan diabetes.

Obat Diabetes

Pemberian Obat Untuk Menstabilkan Kadar Gula DarahObat diabetis yang diberikan dokter biasanya akan diberikan pada penderita diabetes melitus tipe 2. Hal ini guna meningkatkan sensitifitas sel terhadap insulin yang ada sehingga kadar gula darah penderita dapat kembali normal. Namun perlu diingat bahwa kadar gula darah yang benar-benar stabil akan sangat sukar dicapai. Paling tidak dengan mengkonsumsi obat diabetes yang manjur yang diberikan dokter kadar gula darah anda dapat mendekati stabil sehingga resiko komplikasi dapat dikurangi.

Hal lain yang perlu disadari penderita terkait konsumsi obat untuk penyakit diabetes adalah fakta bahwa obat diabetis tersebut tidak akan mengupayakan kesembuhan bagi penderita. Mengapa demikian halnya? Perlu anda ketahui bahwa obat yang menjamur di apotek maupun yang umumnya dianjurkan oleh dokter hanya mampu memberikan efek kadar gula darah normal sementara. Intinya, obat dibetes tersebut tidak mampu meningkatkan sensitifitas sel terhadap insulin dalam jangka waktu yang lama.

Selain ketidakmampuan obat dokter dalam memberikan kesembuhan yang sifatnya permanen bagi penderita, obat tersebut juga menimbulkan efek samping dari diare sampai gejala hipoglikemia. Hal inilah yang seringkali membuat penderita kencing manis beralih ke pengobatan herbal non medis.

Bapak Ibu

Resiko Hipoglikemia

Seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya bahwa obat dokter yang biasanya diberikan pada penderita dapat menimbulkan gejala hipoglikemia? Apa sebenarnya hipoglikemia dan seperti apa gejalanya?

Hipoglikemia merupakan suatu kondisi dimana kadar gula darah penderita menurun dengan sangat drastis setelah konsumsi obat tertentu. Kadar gula darah yang menurun drastis ini dapat membahayakan penderita. Hal ini mengingat hipoglikemia dapat menyebabkan hilang kesadaran sampai koma meskipun umumnya hanya beberapa jam saja.

Meskipun hipoglikemia yang dialami mungkin hanya dalam tempo yang singkat, namun penanganan medis tetap perlu dilakukan guna menyelamatkan penderita. Biasanya hipoglikemia muncul akibat konsumsi obat tertentu dengan dosis berlebih. Jika memang demikian, maka biasanya dokter akan mengurangi dosis obat yang harus dikonsumsi. Namun biasanya dokter juga akan menyarankan penderita untuk selalu membawa tablet glukosa ataupun makanan dengan kandungan glukosa kemanapun ia pergi. Hal ini demi mengatasi hipoglikemia yang bisa muncul sewaktu-waktu.

Kepala Terasa Berat Salah Satu Gejala HipoglikemiaMengingat bahaya hipoglikemia, maka diperlukan pemahaman terhadap gejala hipoglikemia. Umumnya, gejala hipoglikemia meliputi jantung berdebar, mata berkunang-kunang, pusing, mual, kepala terasa berat dan gejala lainnya. Harap mewaspadai setiap gejala yang timbul dan ada baiknya segera mengkonsumsi tablet glukosa atau makanan-makanan manis lainnya ketika salah satu gejala mulai dirasakan. Jika tidak, maka penderita dapat mengalami koma diabetik akibat kadar gula darahnya yang menurun drastis tersebut. koma atau hilangnya kesadaran yang dialami penderita umumnya hanya berlangsung beberapa waktu saja. Namun tetap hal ini sebaiknya dihindari dengan selalu membawa tablet glukosa.

Klik DI SINI untuk Memiliki gula darah yang normal dan stabil Sekarang

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai obat diabetes yang biasanya diberikan pada penderita untuk menjaga kadar gula darahnya tetap dapat mendekati normal. Selain obat diabetes melitus dalam bentuk obat oral, sebenarnya masih ada jenis obat lainnya, yaitu dalam bentuk sulih insulin atau insulin buatan yang diberikan lewat jalan suntik. Penjelasan lebih detil mengenai jenis pengobatan tersebut akan diberikan pada artikel selanjutnya. Silahkan Klik Di Sini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pengobatan kencing manis dengan jalan suntik insulin.